Sukses

News & Entertainment

Insomnia Berefek Cepat Lupa dan Obesitas

insomnia bisa sebabkan penurunan daya ingatHampir sebagian besar masyarakat yang perkotaan punya masalah pada waktu tidur mereka. Nggak sedikit yang kesulitan memejamkan mata setiap malam. Bahkan, banyak juga orang yang baru bisa tertidur setelah hari berganti pagi. Pastinya kamu bisa bayangkan bagaimana lelahnya jika mempunyai masalah susah tidur.

Berbagai faktor bisa menyebabkan insomnia, di antaranya stres karena pekerjaan dan waktu tidur yang tertunda karena berbagai alasan. Bagi kamu yang punya masalah dengan waktu tidur, sebaiknya berhati-hati mulai sekarang karena kurangnya waktu tidur bisa mempengaruhi daya ingatmu.

Tidur merupakan saat istirahat untuk semua organ tubuh, kecuali otak, dan juga saat-saat untuk memperbaiki sel-sel tubuh. Selain itu, saat tidur, tubuhmu akan memproduksi sel darah merah baru yang akan memperlancar asupan oksigen ke otak. Nah, bayangkan bagaimana bisa melaksanakan tugas kalau kamu nggak bisa membiarkan tubuh beristirahat.

Inilah yang menyebabkan kamu akan mengalami gangguan ingatan dan konsentrasi saat mengalami kurang tidur. Rasa lelah akan muncul saat kamu beraktivitas pada keesokan hari. Penurunan daya ingat diawali dengan gangguan konsentrasi yang pada akhirnya bisa membuatmu lupa terhadap hal-hal kecil yang terjadi dalam waktu dekat.

Bukan cuma short term memory loss yang menghantui para penderita insomnia, obesitas juga mengancam kamu yang memiliki masalah dengan waktu tidur. Biasanya orang yang belum bisa tertidur pada malam hari sering sekali merasa kelaparan. Betul, nggak? Nah, rasa lapar inilah yang kemudian memicu penderita insomnia untuk makan camilan ataupun makan besar (lagi) pada waktu yang nggak tepat.

Semakin malam, hasrat makanmu akan semakin terasaKenapa nggak tepat? Bagaimana tidak, saat tubuhmu harus beristirahat, kamu malah memaksa organ tubuh untuk kembali bekerja. Nggak hanya itu, asupan kalori yang masuk pun hanya akan mengendap di dalam tubuh karena tubuh sudah tidak beraktivitas sehingga tidak akan melakukan pembakaran kalori dan mengubahnya menjadi energi. Jadi, jangan heran kalau semakin lama jarum pada timbanganmu semakin cepat bergeser ke arah kanan.

Buat kamu penderita insomnia akut, sebaiknya mulailah konsultasikan masalahmu ini pada dokter. Satu hal lagi, insomnia dikategorikan ke dalam gangguan jiwa ringan, lho.

;
Loading