Sukses

News & Entertainment

Gangguan Jiwa Amanda Bynes, Harga Mahal Popularitas Mantan Artis Cilik?

Next

Amanda Bynes

Bagi Fimelova yang mengikuti apa yang terjadi dengan Amanda Bynes pasti sudah bertanya-tanya, apakah perempuan muda satu itu memang alami gangguan jiwa. Beberapa karyawan di pusat kebugaran yang selalu didatangi Amanda mengatakan,  mereka sering melihat aktris yang sempat muncul di Easy A bersama Emma Stone itu berbicara dan tertawa sendiri.

Publik juga menganggap Amanda mengalami gangguan jiwa serius karena punya ketergantungan alkohol, mengonsumsi substansi terlarang, tertangkap sedang mengemudi dalam keadaan mabuk, menyerang banyak orang lewat akun twitter pribadi, sampai melakukan prosedur-prosedur perubahan bagian tubuh. Yang paling kentara, tentu pemasangan tindik di kedua pipinya dan operasi plastik. Beberapa aktris senior di Hollywood berpendapat, Amanda harus segera jalani pengobatan, dengan semua kondisinya itu.

Yang terbaru adalah Charice. Penyanyi muda yang semakin terkenal setelah muncul di talk-show Oprah dan berkeliling dunia bersama musisi David Foster itu minggu lalu memberikan pengakuan mengejutkan. Charice yang tampak sudah memiliki rambut super pendek itu mengaku bahwa ia lesbian. Nggak hanya itu, Charice memilih penampilan yang lebih tomboy dan sudah memiliki beberapa tato di tubuhnya. Perubahan drastis, bila kita mengingat rupa penyanyi bertubuh mungil ini beberapa tahun lalu.

Terlepas dari benar tidaknya pengakuan itu, banyak pihak (termasuk pembimbing keagamaan) di Filipina menyesalkan pengakuan Charice. Mereka menganggap Charice tersesat dalam popularitas dan perlu mendapatkan bimbingan agar kembali normal.  Apapun itu, kabar dari Charice ini benar-benar membuat terhenyak. Apakah ini hanya paruh awal (pada Charice) fenomena gangguan mental yang dialami bintang muda karena popularitas berlebihan?

Next

Charice

Perlu mantan artis cilik untuk memahami kira-kira apa yang terjadi dengan Amanda, Charice, atau Lindsay. Mara Wilson yang sempat kita lihat penampilannya di film Mrs. Doubtfire, Matilda, sampai Nine Months memaparkan dalam sebuah wawancara beberapa alasan mengapa selebriti muda mengalami gangguan seperti itu. Mara sendiri saat ini sudah menghentikan karir aktingnya.

Menurut Mara, artis cilik dalam perjalanannya dapat alami sekian banyak gangguan sampai gangguan kejiwaan karena tidak didukung oleh pihak orang tua. Artis cilik yang pada perjalanan karirnya bisa alami risiko breakdown seperti yang dialami oleh Lindsay, Amanda maupun Charice antara lain karena mereka adalah sumber penghasilan utama di keluarga.  Orang tua juga tidak cukup melindungi mereka, dari pers yang sewenang-wenang dan manajemen keartisan yang berusaha mati-matian menjaga citra artisnya.

Mara kemudian menambahkan, sebagian artis cilik tidak memahami bahwa semua perhatian yang mereka dapat saat terkenal bisa hilang sewaktu-waktu. Selama mereka menjadi terkenal tidak banyak yang bisa dilakukan selain menjaga citra dan tak bisa melakukan perbuatan normalnya anak-anak lain. Beberapa artis cilik juga tak mampu berkembang dengan baik, karena yang mereka tahu hanya popularitas dan bisnis hiburan. Mereka tidak punya kemampuan lain yang mendukung mereka hidup di dunia nyata.

Sementara itu aktris Tasya Kamila yang kami temui beberapa waktu lalu mengungkapkan, beberapa artis cilik bersedia melakukan perubahan citra yang drastis agar karir mereka berjalan terus. Padahal, perubahan citra itu belum tentu berjalan seiring perkembangan psikologi mereka. Menerima semua perubahan yang terjadi dalam karir dan memiliki perlindungan yang cukup dari orang tua, menurut Tasya, adalah kunci ia masih bisa bertahan sejauh ini di dunia hiburan tanpa terlibat masalah.

Siapa yang bisa melupakan public melt down yang dialami aktris muda Arumi Bachsin dan Marshanda beberapa waktu lalu. Di antara banyak selebriti muda yang sedang membangun karier di dunia hiburan, keduanya cukup disorot saat masalah pribadinya mencuat ke publik. Arumi dengan kasus pelariannya, Marshanda dengan video viralnya yang ekspresif. Dalam perjalanannya, Arumi harus di-ping-pong kesana kemari menyelesaikan konflik di antara dirinya dan orang tuanya. Masalah Arumi saat itu adalah salah satu bukti nyata, bahwa peran orang tua untuk melindungi anak dari kerasnya dunia hiburan sangat penting.

Marshanda sempat menghilang setelah video viral yang menghebohkan, di mana ia kemudian dianggap depresi oleh siapapun yang melihat video itu. Thank God, Arumi dan Marshanda pelan-pelan menemukan 'penyembuhan' masing-masing. Arumi kembali ke layar kaca. Marshanda menikah dan kini sudah memiliki anak. Kemunculan-kemunculan Marshanda di layar kaca (saat ini) hanya di bincang-bincang yang ingin mengetahui kehidupan keluarga kecilnya.

Melihat Amanda Bynes, Charice, dan Lindsay Lohan kita bisa memahami harga sebuah popularitas. Mental breakdown atau gangguan kejiwaan yang mungkin terjadi pada selebriti muda adalah akumulasi perjalanan karir yang naik turun. Kasihan sebenarnya, tapi popularitas sudah merenggut identitas dan kehidupan pribadi mereka.

;
Loading