Sukses

News & Entertainment

Pilih Mana, Film Coboy Junior Atau Eyang Subur?

Next

Megawati & Taufiq Kiemas

Kami turut berduka cita dengan meninggalnya sosok Taufiq Kiemas pekan lalu. Sebagai suami dari Ibu Megawati Soekarnoputri, Bapak Taufiq Kiemas dipahami sebagai ‘elemen’ pelengkap.

Almarhum semasa hidupnya adalah pemberi kritik konstruktif sekaligus pelengkap kekurangan Mega, baik dalam berumah tangga maupun berpolitik. Semua orang tahu, Ibu Megawati pasti terpukul dan kehilangan dengan kepergian suaminya. Lalu beberapa media membuat twist pemberitaan yang sama, dengan mengemas kepergian Bapak Taufiq Kiemas ala ala Habibie Ainun beberapa waktu lalu.

Bahkan beberapa individu dengan sarkasnya mengatakan, tak lama lagi akan ada film drama romantis yang menceritakan kisah asmara Ibu Megawati dan mendiang suaminya. Leave them alone, people. Ibu Megawati masih berduka. And for you sleazy film makers, jangan anggap tulisan ini sebagai ide.

Next

Dena Rachman

Salah satu revelation terbesar pekan ini adalah Dena Rachman, atau yang lebih dikenal sebagai mantai artis cilik bernama Renaldy Denada Rachman. Akhirnya muncul di sebuah acara bincang-bincang televisi dalam sosok perempuan, Dena mengungkapkan perjalanan naik turun hidupnya kepada media.

Sebuah langkah yang besar. Sebuah pengungkapan diri yang tidak mudah, pastinya. Di lingkungan Jakarta sendiri, dan di lingkup sosial tertentu sosok Dena sudah tidak asing lagi. Kami bertemu dengannya di pembukaan butik Sergio Rossi beberapa waktu lalu di Plaza Senayan.

Tapi untuk publik yang sempat mengenalnya dalam sosok laki-laki, pernah berperan dalam sinetron laga, munculnya Dena dengan pakaian perempuan, berlaku layaknya perempuan adalah yang pertama. Dari semua perubahan yang dijalani oleh mantan artis cilik, perubahan satu ini yang paling besar – definitely. Pernah belajar fashion di Italia, kini Dena nampaknya sudah mantap menjalani hidup sebagai perempuan. You go,... girl.

 

Next

Ari Wibowo

Aktor tampan Ari Wibowo menabrak seseorang tak jauh dari kantor kami! Aktor yang memang gemar mengendarai sepeda motor untuk moda transportasi itu menabrak seorang kakek-kakek hingga tewas di Jalan Wolter Monginsidi. Dianggap lalai berkendara, status Ari sempat ditetapkan sebagai tersangka. Namun entah kenapa, setelah penemuan bukti baru yang berupa rekaman video CCTV status aktor adik kandung Ira Wibowo itu justru menjadi korban.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa kecelakaan itu murni musibah. Ari tidak sedang di bawah pengaruh alkohol atau obat-obat terlarang. Kecepatan kendaraannya pun normal saat kejadian. Ari bersikap bertanggung jawab terhadap korban, bahkan menjadikan anak korban kecelakaan tersebut sebagai anak asuhnya. Kasus ini menjadi kasus berikutnya yang melibatkan selebriti dan kecelakaan di jalan raya.

Sebelumnya Ustad Jefri Al Buchori meninggal di tempat dalam sebuah kecelakaan tunggal. Lalu ada aktor Richard Kevin yang juga terlibat kecelakaan, bahkan kabarnya sempat berusaha melarikan diri. Semua kejadian ini terjadi dalam waktu yang hampir berdekatan.

 

Next

Coboy Junior

Sudah menonton Coboy Junior the Movie? Jangan mengharap terlalu banyak dari film ini, karena target penonton utama film ini pun mungkin tidak akan membutuhkan plot yang sophisticated tentang idola mereka.

Coboy Junior adalah fenomena terbaru setelah Joshua Suherman di tahun 90-an. Tentu sebagai grup penyanyi cilik dengan kemampuan vokal yang bagus (dan mereka memang memiliki lagu-lagu yang mudah diingat), popularitas Coboy Junior yang meledak tidak aneh.

Mereka bahkan sudah memiliki fan base yang kuat sampai ke Singapura. Kami adalah saksi hidup kegilaan fans Coboy Junior saat mereka meramaikan ulang tahun FIMELA.com yang ke-2 tahun lalu. Those kids were loud and aggressive. Paling tidak, ada penyanyi cilik yang memang cukup pantas berada di industri ini. Ditambah lagi mereka memang keren. Hanya penasaran, apakah mereka akan berganti nama setelah melewati usia puber nanti.

 

Next

Eyang Subur

Just so you know, memiliki kapital bukan berarti dengan mudah seseorang bisa memiliki label produser film. Tapi itu yang dilakukan sebagian orang. Menangkap momen adalah sesuatu yang harus mahir dilakukan seorang pebisnis.

Tapi saat film hanya menjadi bisnis, ketimbang karya berbobot maka yang terjadi adalah EYANG KUBUR, sebuah film yang diangkat langsung dari keseruan kisah Eyang Subur yang beberapa waktu lalu sempat dibicarakan – tapi dengan twist horor, katanya. Menangkap momen dan berpikir sebagai pengusaha, itu yang dilakukan produser film ini. Demi Tuhan...

;
Loading