Sukses

News & Entertainment

Review Film: Perjuangan Hidup Sandra Bullock di "Gravity"

Sandra Bullock, Gravity

Bulan Oktober biasanya menjadi waktu saat penjualan tiket bioskop cenderung lamban. Tahun ini yang terjadi kebalikannya saat Gravity diputar di seluruh dunia. Sudah meraih 200 juta US Dollar lebih lewat pemasukan secara global, film yang memperkuat lagi star power Sandra Bullock (juga George Clooney) tersebut memperoleh pemasukan terbanyak lewat penjualan tiket 3D. Fenomena yang terakhir kita saksikan di Avatar. Karena itu, kami anjurkan untuk melihat film satu ini lewat layar IMAX dan dengan format 3D.

Gravity yang dibuat dalam waktu cukup panjang itu (4 tahun) akan mengingatkan kita pada The Life of Pi, yang juga temanya kurang lebih sama. Terdampar di sebuah medium cukup lama, tanpa teman, dan harus menemukan  cara untuk bertahan hidup. Karakter yang diperankan Sandra Bullock adalah astronot pemula yang bertugas di stasiun angkasa luar. Sebuah kecelakaan membuatnya harus bertahan hidup, sementara terombang-ambing di ruang hampa udara. Peristiwa demi peristiwa yang muncul kemudian, membuat penonton terus berharap-harap cemas apakah si protagonis selamat sampai akhir film.

Selama kurang lebih 90 menit, Gravity hanya memunculkan sedikit sekali karakter. Bocoran sedikit, tokoh George Clooney hanya muncul sebentar, sisanya silahkan melihat Sandra Bullock di sepanjang film. Sendiri. Ruang hampa udara di atas atmosfir bumi digambarkan sebagai musuh paling berbahaya. Sementara waktu terus berjalan dan protagonis kita harus menemukan cara untuk bertahan. Tentunya, saat batas antara hidup dan mati begitu tipis maka banyak sekali peristiwa hidup berseliweran di kepala. Semua yang kita sesali, kita harapkan pecah bak petasan tahun baru.

Petualangan Sandra Bullock dan George Clooney meneruskan kegemaran Hollywood membahas tema luar angkasa ini, khususnya yang memunculkan astronot di plot cerita. Namun dengan pendekatan yang berbeda (terlebih lewat penerapan teknologi digital yang begitu maju), membuat film ini salah satu yang terbaik. Kabarnya Sandra Bullock pun bisa mendapatkan nominasi Oscar kedua, lewat perannya di film ini.

Para kritikus film banyak yang mengatakan bahwa pengalaman menonton Gravity hanya tersaingi oleh karya megah Stanley Kubrick lewat 2001 Space Odyssey. Film yang juga mengulas perjalanan astronot di luar angkasa. Dirilis tahun 1968, film tersebut masih dianggap salah satu patokan jika ingin membuat film bertemakan luar angkasa dengan pendekat fine art. Apa yang dibuat Stanley Kubrick saat itu (45 tahun yang lalu) bahkan masih sangat relevan jika ditonton lagi sekarang.

Tahun 1979, petualangan tim penjelajah dan ilmuwan bersama beberapa astronot di luar angkasa menemui nasib tragis saat bertemu dengan bentuk kehidupan lain yang ternyata adalah parasit. Kisah yang hingga kini sudah memiliki 5 film lebih di franchise-nya itu diawali oleh Alien.

Di tahun 1995, Tom Hanks membintangi Apollo 13. Film berjenis doku drama, yang diangkat dari kisah nyata menyeramkan beberapa astronot NASA yang juga harus bertahan hidup setelah pesawat yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.

Tahun 1998, Bruce Willis dan Ben Affleck menjalankan misi ruang angkasa (sekaligus menjadi teknisi) untuk menyelamatkan bumi dari hantaman meteor di Armageddon. Film ini sukses melambungkan nama Ben dan Liv Tyler.

Gravity nampaknya masih akan menjalani masa putar yang panjang. Di minggu ketiga ia masih mampu menjadi nomor satu, mengalahkan film-film baru yang bermunculan. Di antaranya Captain Phillips, yang dibintangi Tom Hanks. Dengan testimoni yang rata-rata sangat memuaskan, sudah pasti kamu harus segera menyaksikan film ini akhir pekan nanti (sebelum turun layar).

Loading