Sukses

News & Entertainment

Pembuat Croissant dan Baguette Artisan dari Prancis Hadir di Jakarta

eric kayser, toko roti, hangouts

Eric Kayser Artisan Boulanger sudah hadir di Jakarta, Fimelova. Kami hadir di grand opening-nya, kemarin. Grand opening ini jadi istimewa, karena Eric Kayser yang terkenal itu secara khusus bertandang ke Jakarta untuk membuka toko pertamanya di Indonesia.Perlu jadi catatan, Eric Kayser Artisan Boulanger di Jakarta  adalah one stop service untuk penggemar kuliner yang berhubungan dengan roti. Kamu bisa menikmati bakery, pastry, coffee shop, juga restoran yang semua jadi satu di Plaza Senayan, lantai 3 itu. Dari sarapan sampai makan malam di tempat yang sama juga bisa. Tersedia 60 jenis roti, seperti Viennoiseries, Brioches, Pastry dan snacks.

Eric Kayser berkeliling dunia secara rutin membagi ilmu dan membantu pembukaan toko rotinya sendiri. Menjaga konsep ‘transfer of knowledge’, salah satu baker Eric Kayser Artisan Boulanger Jakarta dibawa langsung ke Paris untuk mempelajari teknik khas pembuatan roti dari Sang Pemilik brand. Lalu, apa rahasia roti yang enak, menurut Eric Kayser?

“Banyak hal yang menjadikan roti enak. Adonan yang bagus paling utama. Keasaman adonan yang pas, sampai waktu fermentasi yang juga terukur,” jelas laki-laki yang juga menulis beberapa buku tentang bakery itu. “Setiap pagi, adonan roti segar tersedia setelah difermentasikan 10 jam sebelum dipanggang,” jelas Eric sambil memaparkan bahwa dari 6 kilo adonan, ia bisa membuat 60 roti. Itu pun dengan syarat bahwa adonan itu memiliki elastisitas yang bagus, tak terlalu lengket, dan tak terlalu keras. “Tambahkan sedikit madu untuk menyempurnakan proses fermentasi adonan roti,” tambahnya.

“Pembuat roti harus merasakan sendiri, sudah pas apa belum keasaman adonan roti mereka,” jelas Eric lagi. Menjaga tingkat keasaman adonan dengan cara mempersiapkan natural liquid leaven. Sebuah teknik yang sudah dipakai banyak pembuat roti.  Menghormati waktu fermentasi yang cukup panjang itu, kata Eric lagi, sebenarnya juga bagus untuk pengonsumsi roti, lho. Karena manisnya roti yang segar, justru berasal dari gula alami yang adalah hasil proses fermentasi adonan roti tadi. Tak perlu lagi pemanis tambahan.

“Fermentasi yang tidak bagus, hasilkan warna dan aroma roti yang tidak enak. Pengalaman panjang bisa membantu kita menghasilkan citarasa roti yang istimewa dan penuh kenangan. Coba endus aroma baguette-mu dengan cara membelahnya jadi dunia, remas sampai sebagian isi bagian dalam keluar, biasanya aroma roti keluar dari situ,” papar Eric panjang. Hmm, dari situ saja, kami sudah bisa membayangkan sebenarnya roti yang enak itu seperti apa.

Loading