Sukses

News & Entertainment

“Indahnya Berbagi”, Cara Kreatif Galang Dana untuk Pendidikan

pasarmurah

“Indahnya Berbagi”, itulah tema yang diusung oleh Pasar Murah Hati Suci 2014 yang diadakan oleh Yayasan Hati Suci. Betapa tidak, baju-baju secondhand ada yang dibanderol seribu rupiah untuk tiga buah, serta gula, beras, dan sembako lainnya tak lebih dari sepuluh ribu rupiah membuat antusiasme warga sekitar Jalan Hati Suci di daerah Tanah Abang ini meningkat.

Diselenggarakan selama 14 tahun berturut-turut, acara ini memang bertujuan meringankan beban warga dalam membeli kebutuhan bahan pokok yang biasanya melonjak saat menjelang Lebaran. “Barang-barang yang kami jual ini banyak yang merupakan hasil donasi dari donatur untuk Panti Asuhan Hati Suci. Makin hari jumlahnya makin berlebih karena itulah kami berinisiatif untuk menjualnya ke masyarakat dengan harga yang sangat murah, untuk berbagi juga dengan mereka,” tutur Francisca Setiati, pimpinan Panti Asuhan Hati Suci. Yayasan ini berdiri pada tahun 1914 yang berawal dari sebuah safe house untuk perempuan-perempuan korban perdagangan manusia. Setelah itu, mereka membuat panti asuhan khusus perempuan dan anak-anak yang terlantar. Kini, ada sekitar 55 anak yang tinggal dan berkarya di Panti Asuhan Hati Suci.

Pasar murah ini juga diadakan untuk menggalang dana beasiswa pendidikan anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut. “Karena program ini, beberapa anak kami berhasil mengenyam pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, seperti akademi keperawatan, sekolah perbankan, hingga sekolah bisnis,” cerita Francisca. Ia juga mengajak anak-anak panti asuhan yang sudah cukup usia untuk berpartisipasi penuh dalam pasar murah ini untuk mempelajari kewirausahaan. “Kami mengajak mereka untuk mempersiapkan barang hingga menjual barang di hari H. Kami ingin memperkenalkan kepada mereka cara berwirausaha dan berinteraksi dengan masyarakat agar nilai-nilai sosialnya bisa tertanam sejak kecil,” tambah Francisca. Tak hanya anak-anak panti asuhan saja yang terlibat dalam pasar murah ini, tercatat kurang lebih 200 volunteer dari berbagai kelompok dengan sukarela membantu kelancaran pasar murah ini.

Walaupun membanderol harga sangat murah, tapi dana yang terkumpul cukup banyak. Tahun lalu saja, Yayasan Hati Suci berhasil mengumpulkan 145 juta rupiah dan dananya dipakai untuk membiayai pendidikan anak-anak di panti asuhan yang mereka kelola tersebut. “Kami sangat berharap dengan kegiatan pasar murah ini, banyak anak kami yang bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi supaya mereka bisa mandiri. Pada akhirnya, yang kami impikan adalah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” tutup Francisca dengan penuh senyum.

;
Loading