Sukses

Entertainment

Dari Bali Ke Jakarta, Ini Dia Sepak Terjang Bintang Baru Penuh Talenta Salvita Decorte

Jakarta Memasuki akhir tahun, FIMELA.com ingin mengenalkan satu sosok perempuan keturunan Indonesia, India dan Jerman bernama Salvita Decorte. Diberkahi struktur wajah yang tegas dan bentuk tubuh yang tinggi, Salvita menjadi bintang baru di berbagai sampul majalah atau panggung runaway. Kami pun senang akhirnya bisa bertemu langsung dan berbincang panjang  dengan perempuan yang ternyata lahir dan besar di Bali ini.

Sebelum akhirnya dikenal sebagai model atau bintang film, ia terakhir kali membintangi film “Mantan Terindah”, Salvita hanyalah remaja yang menikmati kehidupan Bali dan tak pernah terpikirkan untuk keluar dari situ. “Dari kecil aku sudah terkoneksi dengan alam. Kalau remaja lain (mungkin) main di timezone, aku lebih menghabiskan waktu bermain di pantai atau sawah tiap harinya,” ceritanya mengenang.

Salvita terlahir dari keluarga berdarah seni –kedua orangtuanya adalah pelukis. Tak mengejutkan bila pada akhirnya ia memiliki talenta di bidang melukis, Fimelova. Untuk cerita yang satu itu, akan kami bahas di artikel selanjutnya –so, keep visiting our website!.

Ingin jadi social worker

Tumbuh sebagai remaja tomboi, tak membuatnya terlintas menjadi seorang model, justru ia lebih tertarik menjadi environmental social worker. Keinginannya diakui Salvita masih akan terus dikejarnya ke depan. “Aku pernah mengambil jurusan mengajar Bahasa Inggris, mungkin hal itu bisa terpakai nanti,” ungkapnya.

Beruntung salah satu temannya di bangku sekolah mengajaknya mencoba terjun ke dunia modeling. “Teman aku itu orang Prancis tapi sudah lama tinggal di Bali. Ia berambut blonde, berkulit putih dan memiliki tubuh layaknya seorang model sedangkan aku dikenal kumel dan pemalu. Jauh dari seorang model!,” katanya. “Entah bagaimana, ia bisa meyakinkan aku untuk mencoba. Akhirnya, aku meminta tolong untuk dibuatkan foto portofolio. Kalau dilihat lagi sekarang sangat lucu karena saat itu ternyata bulu ketiak aku sangat terlihat jelas di foto,” tambahnya sambil tertawa.

Fotografer : Windy Sucipto | Fashion Stylist: Wisnu Genu | Beauty Editor: Yessica Bernadeta | Makeup : Tia - MAC Cosmetics | Hairdo : Jhonny Andrean Team | Wardrobe : Bershka & Identite | Accessories : Charriol & Zlaba.

 

Next

Main film perdana

Dari ajakan itulah karier Salvita dimulai untuk tawaran model majalah maupun iklan di Jakarta.  Kariernya terbilang cukup sukses, yang paling dikenal ia berhasil menjadi first face dari desainer ternama Indonesia, Sapto Joyokartiko.

Selain menyukai bidang modeling, perempuan yang mengaku menyukai boots ini pun punya kecintaan terhadap seni peran. Setelah melalui banyak proses casting, ia akhirnya bisa beradu akting bersama Karina Salim, Edward Akbar dan Ray Sahetapy dalam film perdananya “Mantan Terindah”. “Awalnya aku sangat malu dan takut salah karena aku dipasangkan dengan nama yang sudah ternama tapi akhirnya aku menemukan kenyaman sendiri untuk berakting,” kata perempuan yang mengidolakan Natalie Portman ini.

Salvita berharap bisa terus mengembangkan bakatnya di bidang akting dengan bermain dalam film layar lebar lain dengan karakter di luar profesinya sebagai model saat ini. “Aku inign sekali bisa bermain sebagai seorang psycho girl. Kepenginnya bermain di film indie Indonesia, belajar banyak sekaligus mendukung perkembangan film independen yang berkembang pesat saat ini,” tutupnya.

Loading