Sukses

Entertainment

Film Buffalo Boys Kawinkan Budaya Barat dan Timur

Fimela.com, Jakarta Rumah produksi Screenplay Infinite Films, dengan Infinite Frameworks, Zhao Wei dan Bert Pictures membuat film baru, Buffalo Boys. Film ini tayang mulai hari ini, Kamis, 19 Juli 2018 di seluruh bioskop Indonesia.

Film garapan Mike Wiluan ini mengawinkan antara budaya West dan East (Barat dan Timur). Ide cerita tersebut pun terwujud karena Mike menyukai film-film dari western,sehingga ia ingin membuat film dengan genre tersebut dengan memasukkan budaya Indonesia di dalamnya.

"Ide dasar mulai sudah beberapa tahun lalu. Saya suka genre Western. Kalau kita buatkan satu film western di Indonesia boleh juga kan. Settingnya era 1860 ini, era koboi juga. Banyak orang Asia ke Wild West. Gimana kita bisa menjadikan satu cerita east & west yang ringan dan gak aneh-aneh," ujar Mike Wulan saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018).

Karena memasukan unsur budaya barat, Mike pun membuat filmnya lebih jauh smooth dibandingkan film western biasanya. Hal ini dilakukan agar para penonton Indonesia dapat dengan mudah mengerti filmnya tersebut.

Film Buffalo Boys, merupakan film dengan genre action fantasy pada masa penjajahan Belanda di Pulau Jawa. Film ini mengisahkan tentang dua anak dari seorang Sultan, Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso), yang ingin membalas dendam pembunuhan ayah mereka setelah bertahun-tahun diasingkan di Amerika Serikat.

Dalam perjalanannya mereka dibantu Paman mereka yang bernama Arana (Tio Pakusadewo), dan seorang wanita bernama Kiona (Pevita Pearce). Sekedar tambahan, sebelum diputar di Indonesia, film Buffalo Boys sudah tayang di Fantasia Film Festival di Kanada dan New York Asian Film Festival.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading