Sukses

News & Entertainment

Sinopsis Sinetron Seleb Eps 42, Tayang Rabu 25 Juli

Bintang.com, Jakarta Berikut sinopsis Seleb SCTV episode 42, tayang Rabu 25 Juli 2018.Sebuah taksi bandara berhenti di depan lokasi syuting.

Dari dalam taksi, Viona melihat ke arah lokasi syuting. Ia ragu untuk turun. Mamanya memarahi Viona yang terus ragu-ragu sejak dari pesawat hingga sampai ke lokasi syuting. Akhirnya Viona memutuskan turun dengan ditemani mamanya.

Kala itu, Yayan, La Suki dan Ashanti ke luar dari ruang kostum. Ashanti kemudian mengajak mereka untuk berbincang di tenda Mas Heru karena sepertinya ada Kafka di sana. La Suki menoleh ke arah tenda dan melihat Kafka duduk di samping Heru. La Suki lalu pamit pada Yayan dan Ashanti. Ia ingin menunggu magrib di musala saja. Yayan dan Ashanti kemudian saling memandang. Yayan merasa repot jika ada yang tidak saling menegur.

Bryan Andrew Disuruh Ayah Berhenti Main SinetronPangeran dan Jesika menuju tempat parkir. Jesika tiba-tiba terperangah. Pangeran juga ikut terperangah setelah melihat ke arah pandangan Jesika. Dari taksi, Viona turun dengan kacamata hitam menempel di kepalanya yang disusul Sophie.

Sekian detik Jesika dan Pangeran sama-sama tercengang. Viona dan mamanya melangkah masuk ke lokasi syuting semakin mendekat ke arah Jesika dan Pangeran. Jesika kaget melihat Viona.Jesika lalu memandang wajah Viona seperti tidak percaya sebelum akhirnya memeluknya. Setelah melepas pelukan, Jesika kembali memandang wajah Viona. Jesika lalu menanyakan maksud kedatangan Viona apakah untuk bertemu Kafka?

Jesika kemudian menceritakan soal Kafka yang menjadi sangat pendiam selama sebulan ini. Kafka sering melamun hingga Jesika merasa tidak tega melihatnya. Ia juga bercerita soal Kafka dan La Suki yang tidak mengobrol dan tidak saling bertegur sapa. Viona kaget, ia lantas menanyakan maksud perkataan Jesika. Dalam hatinya, Viona merasa La Suki benar-benar menolak permintaannya.

Kafka melompat ke luar tenda saat melihat Mama Viona. Saat itu, Viona, tante Sophie, Jesika dan Pangeran melangkah ke arahnya. Setelah jarak mereka hanya sekitar dua meter, Kafka dan Viona sama-sama menghentikan langkahnya. Mata Viona berkaca-kaca, sementara Kafka hanya terpana seolah tidak percaya. Ia menelusuri seluruh wajah Viona yang sudah kembali seperti sedia kala. Kafka segera menghambur ke arah Viona. Keduanya pun berpelukan erat.

Kemudian para kru berdatangan, termasuk pak Slamet, Bagong, Karto, Syahnagra dan bang Ade. Semua memandang Viona tak percaya. Ashanti, La Suki dan Yayan pun juga bergegas datang, melihat Kafka berpelukan dengan Viona. Mereka pun seperti tak percaya. La Suki mendekat seolah hendak meyakinkan yang dipeluk Kafka memang Viona. Begitu mengetahui bahwa itu memang Viona, mata La Suki langsung berkaca-kaca.Seperti apa kelanjutannya? Saksikan Sinetron Seleb hanya di SCTV.

 

Loading