Sukses

News & Entertainment

Velove Vexia: Perempuan Harus Pintar dan Punya Mimpi

Fimela.com, Jakarta Menjadi wanita yang tumbuh di era modern seperti sekarang membuat Velove Vexia sadar betul artinya ilmu pengetahuan. Tak banyak yang tahu, dibalik kesibukannya sebagai selebriti, anak dari pengacara OC Kaligis itu pun memiliki hobi membaca buku.

Bukan sekedar buku novel yang memacu imajinasi, wanita 28 tahun itu juga mengaku gemar membaca buku-buku bertema scientist. Menurutnya, membaca buku untuk menggali informasi tentang banyak hal sudah menjadi passion-nya selain mengejar karier keartisan.

"Saya sering banget (baca buku). Bahkan saya mikir apa saya ada apa. Karena saya kalau nggak baca buku seharian itu saya deg-degan. Kok saya nggak baca buku. Mana buku saya? Jadi memang saya suka sekali dengan buku karena saya orangnya penasaran, terus kalau dari buku tuh udah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya," ujar Velove Vexia dalam acara penganugerahan dan perayaan 15 tahun program nasional L'oreal-UNESCO for Women in science 2018 di Raffles hotel, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2018) malam.

Memang dalam acara tersebut, Velove Vexia menjadi saksi pemberian awarding terhadap empat orang ilmuwan wanita yang berhasil melakukan penelitian yang berguna bagi kepentingan masyarakat luas. Velove pun menegaskan, di era modern seperti sekarang, sudah sepatutnya perempuan memiliki kepintaran yang dapat berguna bagi orang-orang di sekitarnya.

"Mungkin pintar itu terlalu spesifik ya. Karena sebenarnya pada dasarnya perempuan itu harus punya mimpi. Untuk masalah pintar itu kan adalah hasil dari kerja keras, ada ambisi, ada mimpi. Pintar itu nggak akan jadi begitu saja kalau memang kalian tidak punya mimpi, ambisi atau apa yang kalian mau berikan pada ke community. Seberapa penting? Penting banget, tapi bukan cuma pintarnya aja tapi dari mana asal pintar itu lebih penting sih sebenarnya," jelasnya.

Terlebih menurut Velove, berdasarkan informasi yang ia peroleh, kepintaran wanita pun bisa berpengaruh terhadap generasi yang dihasilkan.

"Ada riset yang mengatakan memang DNA, genetiknya perempuan, kepintaran kepada anak itu harus dari ibunya. Tapi balik lagi kepintaran itu cuma dari bagaimana kamu cepat atau nggaknya kamu mempelajari sesuatu kan, tapi pintar itu juga ada namanya dedikasi. Jadi memang ibu yang pintar, bahagia, sehat, pasti akan memperbaiki generasi berikutnya," pungkas Velove Vexia.