Sukses

News & Entertainment

Dylan Sahara Terlihat Lebih Cantik Sebelum jadi Korban Tsunami

Fimela.com, Jakarta Memang tak ada yang tahu kapan musibah akan terjadi. Bagi mereka yang peka, firasat bisa menjadi sebuah pertanda. Reidhan Fajarsyah, kembaran dari Ifan Seventeen yang istrinya, Dylan Sahara menjadi korban tsunami di Selat Sunda pun sebenarnya sudah membaca tanda-tanda alam sebelum Dylan meninggal dunia.

Reidhan menjadi salah satu orang terakhir yang berada di samping Dylan Sahara sebelum bencana tsunami yang merenggut ratusan nyawa terjadi. Menurutnya, beberapa saat sebelum kejadian, istri dari Ifan Seventeen itu tampak sangat cantik.

Hal tersebut diungkapkan Dhani, sapaan akrabnya saat hadir dalam tahlilan mengenang meninggalnya Dylan dan beberapa personel serta kru Seventeen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2018) malam. "Saya lihat Dylan itu cantik banget, itu sih yang intinya. Padahal kan masih nyatok ya, rambut berantakan tapi cantik banget," ungkap Reidhan Fajarsyah.

Tak hanya difirasat tentang kepergian Dylan, Reidhan pun mengaku sempat memiliki firasat terkait kejadian tsunami yang menerpa kawasan pesisir Anyer dan Lampung Selatan itu. "Pas 15 menit sebelum Seventeen manggung waktu itu saya buka waze, pengen tau posisi saya di mana sih. Saya buka waze, saya lihat itu saya diujung pulau, diatasnya ada tulisan Selat Sunda. saya sempat terpikir 'oh kalau tsunami berarti tsunami selat sunda," tuturnya.

"Pikiran saya waktu itu saya ngelihat ke laut, kalau ada tsunami terus saya ngeliat ke belakang, anak saya gendong, istri saya pegang, saya lari ke jalur sini, sini, sini. Itu saya mikir, 'Ifan gimana, Dylan gimana, adik-adik gua sama anaknya gimana'. Nggak lama saya langsung ditegor sama istri saya gara-gara ngelamun," terang Dhani kemudian.

Tak disangka, beberapa saat setelah lamunan Dhani tentang tsunami, kejadian tersebut pun benar-benar terjadi. Dhani yang tengah bersama keluarganya termasuk Dylan di salah satu sisi panggung melihat kepanikan yang luar biasa saat air tiba-tiba menerjang lokasi acara.

"15 menit abis itu baru kejadian," pungkas Dhani.

Memang, bencana tsunami yang menerjang selat sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam turut merenggut beberapa anggota keluarga dan kru dari grup band Seventeen. Setelah beberapa hari proses pencarian, Bani, Herman, Andy, Dylan Sahara, dan beberapa orang kru lainnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di beberapa tempat terpisah.

Loading