Sukses

News & Entertainment

Film Preman Pensiun Penuh Inspirasi dan Nilai Positif

Fimela.com, Jakarta Film Preman Pensiun menjanjikan inspirasi dan nilai positif bagi penontonnya. Film ini menceritakan tentang kehidupan baru para mantan preman termasuk Kang Muslihat (Epy Kusnandar) pasca memutuskan untuk pensiun dari dunia hitam pasca meninggalnya Kang Bahar (Didi Petet).

Setelah tiga tahun menjalani kehidupan masing-masing, Gobang (Dedi Moch Jamasari) kembali ke Bandung dan menemui satu per satu rekan-rekannya sesama mantan preman. Tujuannya, untuk menyelidiki kasus pengeroyokan yang menimpa adik iparnya.

Selain keseruan terkait penyelidikan Gobang Dkk terhadap pengeroyokan yang terjadi, kisah keluarga Kang Muslihat pun menjadi hal yang menarik. Ia dan istrinya (Vina Ferina) memiliki perbedaan pandangan dalam pola didik anak perempuannya, Eneng yang tengah beranjak dewasa.

 

Tak hanya sebatas cerita, serial Preman Pensiun juga melibatkan beberapa mantan preman sungguhan sebagai pemain. Maka dari itu, saat cerita tersebut kemudian diangkat ke layar lebar, hal itu tentu menjadi prestasi tersendiri bagi para mantan preman tersebut yang akhirnya bisa menjajaki karier sebagai aktor.

"Awalnya senang karena sebagai pengangguran ada callingan. Tapi jadi beban karena ini film perdana saya," kata Andra Manihot yang berperan sebagai Dikdik saat press screening di kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019). .

Pembuatan film Preman Pensiun juga nyatanya menjadi ajang reuni para pemainnya. Menurut Tya Arifin, pemeran sosok Kinanti, kekeluargaan yang terjalin antar pemain selama proses produksi serialnya memang sudah terbangun sangat dekat.

Diakuinya, kembali berkumpul saat proses syuting merupakan ajang kumpul keluarga yang cukup lama berpisah. "Tya ngerasa itu (main film Preman Pensiun) bukan dapat kerjaan, tapi panggilan tanggung jawab sebagai keluarga. Pas syuting sebelumnya (serial) Tya udah ngerasa kita keluarga. Alhamdulillah suatu kesempatan dan kegiatan untuk bertemu keluarga di Bandung lagi," tutur Tya Arifin.

Artikel Selanjutnya
Diadaptasi dari Sinetron, Film Preman Pensiun Lebih Kompleks
Artikel Selanjutnya
Vina Ferina Belajar Bijaksana dari Film Preman Pensiun
: