Sukses

News & Entertainment

Perempuan, Lindungi Tubuhmu Sendiri Seperti Milea di Film Dilan 1991

Fimela.com, Jakarta Selain rayuan romantis, film Dilan 1991 ternyata mengungkap fakta kekerasan seksual yang sering terjadi perempuan. Dua peran lelaki yang dekat dengan Milea, Dilan dan Hugo menggambarkan sosok teman laki-laki yang memiliki kepribadian yang berbeda dalam memperlakukan perempuan.

----- Perhatian, Artikel ini mengandung spoiller. Silahkan lanjutkan membaca jika tidak keberatan dengan spoiller. ------

 

Milea dan Dilan resmi pacaran 22 Desember 1990. Setelah pacaran, mereka membuat hubungan terbuka dan tidak pernah sembunyi-sembunyi untuk jalan. Semua teman tahu, begitupula dengan para orangtua.

Dilan menunjukkan sikap yang cukup menghormati kehendak perempuan. Dilan dalam berpacaran menunjukkan sikap hormat dan tidak memaksakan kehendak fisiknya terhadap Milea. Dilan juga selalu meminta izin ketika ingin menyentuh Milea.

 

"Cium enggak? Langsung atau diwakilin?" kata Dilan.

Perilaku ini akan membuat perempuan merasa dihargai. Tubuh perempuan bukan menjadi objek semata bagi lagi-laki. Milea dalam film Dilan 1991 menunjukkan bahwa perempuan berdaulat atas tubuhnya sendiri. Tak ada yang boleh menyetuh tubuhnya tanpa izin darinya.

 

2 dari 3 halaman

Pelecehan Seksual

Sementara pada adegan lain, ada tindakan yang dilakukan Hugo menunjukkan bentuk pelecehan yang seringkali terjadi pada kehidupan nyata. Ia memaksakan kehendak fisik dengan berlindung pada kebebasan berekspresi dan pengaruh budaya barat.

Dalam film Dilan 1991 terdapat adegan Hugo dan Milea yang sedang menonton film di bioskop. Hugo secara sadar memegang pundak dan merangkul Milea. Ia juga secara tiba-tiba mencium Milea tanpa mendapatkan izin terlebih dahulu.

 

3 dari 3 halaman

Lawan

Milea tak memberi ampun, dia langsung menampar, pergi, dan mengancam teriak jika Hugo masih mengejarnya. Selain itu, Milea juga terbuka dan berani bicara pada orangtuanya. Sehingga Milea tidak jadi trauma.

Meskipun Hugo meminta maaf dengan alasan terbiasa pergaulan di Jerman, Milea tak bergeming. Dia memilih tak mau bertemu lagi dengan Hugo. Karena di belahan dunia manapun perempuan tidak boleh dilecehkan. 

Sikap Milea ini juga mewakili ketegasan perempuan jika tak ingin mendapat pelecehan seksual. Lawan dan jangan beri kesempatan pada lelaki yang tak tahu cara menghargai wanita.

Loading
Artikel Selanjutnya
Danilla dan Dilan 1991 dengan Terkoneksi dalam Sebuah Lagu
Artikel Selanjutnya
Film Bumi Itu Bulat Sebarkan Semangat Toleransi