Sukses

News & Entertainment

Liliyana Natsir Luncurkan Buku Biografi untuk Memotivasi Penerusnya

Fimela.com, Jakarta Pebulutangkis Liliyana Natsir sudah memutuskan gantung raket pada awal 2019 lalu. Meski begitu, ia masih tetap ingin memberikan sumbangsih terhadap dunia yang membesarkan namanya itu.

Salah satu cara yang ditempuh Butet, sapaan akrabnya adalah membuat sebuah buku biografi tentang perjalanan hidupnya. Berjudul Butet Legenda Sejati, buku yang ditulis oleh Hamid Awaludin itu berkisah tentang perjuangan Butet sehingga dapat memiliki prestasi luar biasa untuk Indonesia di kancah Internasional.

"Buku ini tentang Motivasi ya. Di situ motivasinya dapar dan perjalanan hidup saya pun semoga dapat," ungkap Liliyana Natsir saat berbincang santai dengan awak media di kawasan Pasific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam buku Butet Legenda Sejati, Liliyana Natsir secara terang-terangan membeberkan kisah perjuangan dibalik kesuksesan yang ia raih. Mulai dari keputusannya meninggalkan orangtua untuk terbang ke Jakarta, sampai dinamika yang ia rasakan saat mengikuti pelatihan di Pelatnas Cipayung.

"Saya dari Manado ke Jakarta, saya anak bungsu yang manja, berjarak sama orangtua dan bisa survive sampai sekarang. Motivasi saya mau jadi orang sukses di bulutangkis dan saya nggak mau mengecewakan orangtua saya. Waktu peralihan dari Manado ke Jakarta, porsi latihannya pasti beda karena kita bersaing kan. Karena saya punya jiwa kompetisi, itu membuat saya jadi nggak santai. Saya bersyukur sih diumur 12 tahun waktu itu bisa sedisiplin itu," tuturnya.

"(Saat di Pelatnas) Rata-rata libur itu bukan yang murni kita bisa tidur sampai siang, itu nggak. Kalau kita punya rasa tanggung jawab, libur 3 hari aja udah berasa lama banget. Pas hari keempat kita latihan itu berasa lagi nafasnya, sakit-sakit lagi badannya, jadi balik ke nol lagi. Kalau me time paling nonton sama temen, sama keluarga, dan nggak bisa yang jauh-jauh. Jadi sengsaranya itu sih," tambah Butet kemudian.

Peraih mesali emas Olimpiade Rio de Jainero, Brazil pada tahun 2016 itu pun berharap, lewat sejumlah kisah hidupnya yang dituangkan dalam sebuah buku, ia bisa memberikan motivasi berlebih bagi para penerusnya.

"Saya sih berharap bisa menginspirasi untuk adik-adik yang mau berprestasi. Di buku ini ada cerita saya ke Jakarta dari umur 12 tahun, ada momen saat saya down sampai bisa bangkit lagi itu motivasinya seperti apa, cerita orangtua saya juga seperti apa. Jadi banyak lah perjuangan hidup karier saya di buku itu," pungkas Liliyana Natsir.

Buku Butet Legenda Sejati sendiri sedianya diterbitkan untuk kalangan terbatas oleh PB Djarum dalam rangka merayakan ulangtahun ke-50 pada April lalu. Melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, buku itu pun kembali naik cetak dan dipasarkan secara eksklusif pada masyarakat melalui aplikasi Blibli.com.

"Butet adalah sosok idola di dunia bulutangkis, sehingga penjualan buku Butet Legenda Sejati ini kami berharap sejalan dengan keinginan kami mendukung olahraga bulutangkis di Indonesia dan menginspirasi generasi muda melalui kegiatan positif," kata Wenny Yuniar selaku Vice President Home & Living Category Blibli.com.

Loading