Sukses

News & Entertainment

Irene Red Velvet Minta Maaf Langsung kepada Editor yang Terima Perlakuan Buruknya

Fimela.com, Jakarta Irene Red Velvet memenuhi permintaan seorang editor dan stylist yang telah diperlakukan buruk olehnya. Lewat unggahan di Instagram, sang editor menyebut jika ia dan dua orang stafnya telah menerima permintaan maaf tersebut.

Pada hari Jumat (23/10), lewat Instagram Stories ia menceritakan pertemuannya dengan Irene yang disebutnya sebagai 'C' dan SM Entertaiment yaitu 'B'.

"Saya sudah terluka dan saya tidak akan pernah melupakan rasa sakit itu. Namun, saya menginginkan permintaan maaf langsung dari C untuk melindungi martabat saya sebagai manusia, dan saya bertemu C bersama dengan orang-orang yang bertanggung jawab dari Perusahaan B. Butuh beberapa koordinasi dan waktu untuk pertemuan kemarin," katanya seperti dikutip dari laman Soompi.

Lebih lanjut ia menjelaskan dirinya tak mengambil tindakan apapun atas perlakuan Irene dan ia tak ingin menimbulkan kesalahpahaman serta memperbesar masalah tersebut.

"Alasan terbesarnya adalah karena saya tidak ingin membuat kesalahpahaman yang lebih besar, dan saya tidak ingin menambah api pada spekulasi dan kekacauan yang merajalela," katanya terkait masalah dengan Irene Red Velvet.

Cerita Pertemuan dengan Irene Red Velvet

Dalam unggahannya, sang editor juga menjelaskan bagaimana ia bertemu dan bekerja dengan Irene pada tanggal 20 Oktober lalu.

"Saya tidak pernah menjadi penata gaya untuk grup C. Saya ditugaskan melalui outsourcing untuk pekerjaan styling satu hari untuk pemotretan pada hari Selasa, 20 Oktober," ujarnya.

Untuk pekerjaan tersebut ia mengaku ditugaskan sejak 5 Oktober dan menerima email resmi sehari setelahnya. Sejak hari itu, selama 15 hari ia pun menyiapkan segala hal untuk memenuhi permintaan pihak SM Entertaiment dan grup Red Velvet.

Janji untuk Tak Lakukan Hal Sama

Di pertemuan tersebut, sang editor juga meminta Irene berjanji untuk tidak lagi melakukan tindakan yang sama kepada orang lain.

"Tujuan dan sasaran mendasar saya adalah agar C berjanji bahwa dia tidak akan pernah bertindak seperti itu lagi terhadap siapa pun dan dia bertemu dengan saya serta dua anggota tim saya untuk meminta maaf. Sejak ini terjadi, saya telah menghentikan semuanya setelah menerima permintaan maaf resmi kemarin," jelasnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

;
Loading