Sukses

News & Entertainment

Cinta Laura Bicara Beda Penanganan Korban Kekerasan Seksual di Indonesia dan Luar Negeri

Fimela.com, Jakarta Di luar profesinya sebagai aktris, Cinta Laura Kiehl juga berperan aktif sebagai pegiat isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Beberapa tahun lalu, ia diangkat sebagai Duta oleh Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak untuk ikut mengampanyekan perlawanan tersebut.

Dalam YouTube channel THE POWDER ROOM TALK, ia pun bercerita tentang perbedaan Indonesia dan negara maju ketika menangani masalah kekerasan, khususnya isu seksual. Lantas, apa perbedaannya?

"Di negara maju, hukum memang tidak sepenuhnya sempurna. Tetapi ketika kamu jadi korban, pemerintah akan menyediakan pengacara, jadi bantuan hukum gratis," ujar Cinta Laura Kiehl.

Dibantu Pemulihan

Lebih lanjut, perempuan berdarah Indonesia-Jerman itu juga menuturkan jika di beberapa negara maju, tersedia pekerja sosial yang membantu pemulihan fisik dan psikis untuk para korban. Hal itu dianggapnya efektif untuk mengurangi rasa traumatik para korban.

"(Di luar neflgeri) Pekerja sosial akan datang membantumu, memulihkan diri secara fisik dan psikis," lanjutnya.

Masih Sedikit

Ia pun lantas mengungkap fakta yang terjadi di Indonesia terkait hal tersebut. Meski sudah memiliki pekerja sosial yang aktif dalam hal pemulihan fisik dan psikis korban kekerasan, namun jumlahnya masih sangat terbatas dan belum mampu menjangkau korban-korban kekerasan yang jumlahnya tiap hari semakin bertambah.

Terlebih, banyak pula korban kekerasan yang masih enggan bersuara atas apa yang dialaminya.

"Meski mereka (pekerja sosial) juga ada di Indonesia, tapi sepertinya hanya sepuluh persen korban yang melaporkan. Dan dari sepuluh, mungkin hanya satu persen yang mencari cara lewat pengadilan," pungkasnya.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Kisah Cinta Laura Pernah tak Nyaman dengan Bentuk Tubuh dan Wajahnya
Artikel Selanjutnya
Pakai Kebaya, 9 Artis Cantik Rayakan Hari Kartini