Sukses

News & Entertainment

Alasan Anak-anak Tsania Marwa Mengunci Diri di Kamar

Fimela.com, Jakarta Pada Kamis (29/4), Tsania Marwa bersama tim Pengadilan Agama Cibinong dan beberapa polisi menyambangi kediaman Atalarik Syach di kawasan Cibinong, Jawa Barat. Seperti diketahui, Kamis (29/4) merupakan jadwal ekseskusi kedua anak Tsania Marwa yang masih tinggal di rumah Atalarik Syach.

Lantaran berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat, hak asuh kedua anak telah jatuh kepada Tsania Marwa. Sebelumnya Kamis (29/4) belum bisa membawa kedua anaknya pulang karena terkunci di dalam kamar.

Tsania Marwa mengaku bahwa kedua anaknya lah yang mengunci kamarnya sendiri lantaran takut akan diambil paksa. "Iya, bukan dikunciin dia mengunci sendiri. Karena dia ketakutan mau dipaksa ambil," tutur Tsania Marwa.

Takut Diculik

Tsania Marwa menjelaskan yang ada di dalam pikiran anak-anaknya bahwa proses eksekusi ini adalah diculik. "Karena mereka udah terlalu ditakutkan ya maksudnya mereka udah pikirannya mereka itu eksekusi, diambil paksa gitu, diculik gitu loh. Jadi dibayangan mereka itu kayaknya menyeramkan gitu lah makanya mereka takut," jelasnya.

Padahal ketika pertama kali Tsania Marwa datang, kedua anaknya sangat senang bertemu dengannya. "Padahal tadi pas sama aku mereka mau aja anget gitu. Makanya aku lagi coba keluar (rumah) dulu karena mereka minta aku keluar dulu kan makanya mereka mau keluar kamar. Nanti deh coba mungkin abis ini mau keluar (kamar) kali," katanya.

Diberi Pengertian

Tsania Marwa tak kuasa menahan tangis ketika anak-anaknya bilang bahwa dirinya akan menculik. "Saya nggak tahu, pokoknya (anak-anak) ngomongnya kayak gitu lah 'Umi mau culik aku ya'" jelasnya.

Ya saya bilang nggak lah, nggak mungkin, nggak kok Umi cuma kangen doang pengin ketemu, pengin cium, saya bilang gitu kan," ungkapnya.

Saksikan Video Menarik Berikut

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Artis Ini Rebutan Hak Asuh Anak, Ada yang Libatkan Polisi
Artikel Selanjutnya
Atalarik Syah Tuding Pengadilan Agama Cibinong Lakukan Kekerasan Kepada Anaknya