Sukses

News & Entertainment

Kisah Pahit Lady Gaga yang Hamil Usai Terima Pelecehan Seksual

Fimela.com, Jakarta Lady Gaga telah berterus terang jika dirinya adalah salah satu korban pelecehan sesksual. Baru-baru ini pun terungkap jika memiliki kisah pilu yang hamil usai dilecehkan.

Hal tersebut disampaikan Gaga di episode perdana The Me You Can't See dengan Oprah Winfrey.

"Saya berusia 19 tahun, dan saya bekerja di bisnis (musik), dan ada seorang produser brkapa kepada saya, 'Lepaskan pakaian Anda'," ujar Gaga mengenang, dikutip dari laman E!News, Jumat (21/5).

Gaga yang kala itu menolak pun kemudian mendapatkan ancaman, "Dan aku berkata tidak. Aku pergi, dan mereka mengatakan bahwa mereka akan membakar semua musikku," ujar Gaga sambil menangis.

Lebih lanjut Lady Gaga menggambarkan dirinya merasakan sakit luar biasa, karena pernah disudutkan saat ia hamil dan dikurung di studio selama berbulan-bulan. Setelah dicari tahu ternyata rasa sakit yang ia rasakan adalah sebab dari gangguan psikotik.

"Kemudian saya sakit berminggu-minggu setelahnya, dan saya menyadari bahwa itu adalah rasa sakit yang sama yang saya rasakan ketika orang yang memperkosa saya menyudutkan saya saat hamil," tutur Lady Gaga.

Alami Gangguan Psikotik

Beruntungnya ia mendapatkan batuan tepat saat rumah sakit mengirim psikiater ke rumahnya. Setelah melalui itu semua, Gaga merasa sejak saat itu kondisinya berubah.

"Saya mengalami gangguang psikotik total, dan selama beberapa tahun, saya bukan gadis yang sama. Yang saya rasakan ketika saya merasakan sakit adalah apa yang saya rasakan setelah saya diperkosa. Saya telah menjalani begitu banyak MRI dan scan di mana mereka tidak menemukan apa-apa. Tapi tubuh Anda ingat."

 

Tidak Menyakiti Diri Sendiri

Dalam kesempatan tersebut, Gaga juga mengatakan dirinya mendapat dorongan untuk menyakiti diri sendiri. Namun ia sadar untuk tidak melakukannya.

"Kamu tahu kenapa tidak baik untuk menyakiti diri sendiri? Karena itu membuat kamu merasa lebih buruk," katanya.

"Anda pikir Anda akan merasa lebih baik ketika Anda menunjukkan kepada seseorang, 'Lihat, saya kesakitan', tetapi itu tidak membantu," tukasnya.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Dukung Suara Korban Pelecehan Seksual, LBH APIK Membuka Posko Aduan
Artikel Selanjutnya
Mengenal Tonic Immobility yang Membuat Korban Pelecehan Tak Bisa Melawan