Sukses

Entertainment

Nia Ramadhani Akui Gunakan Narkoba Sejak Syuting

Fimela.com, Jakarta Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indraweny Panjiyoga menyebut artis Nia Ramadhani sudah menggunakan sabu sejak lama. Sayangnya dia tidak mau menyebut secara detail mengenai tanggal.

"Waktu itu ya pas pertama zaman-zaman dia syuting, zaman dulu ya," kata Kompol Indraweny Panjiyoga saat dikonfirmasi awak media, Minggu (11/7/2021).

Walaupun begitu, dia memastikan bahwa Nia tidak memakai narkoba dalam jangka panjang. Pasalnya Nia sempat berhenti dan baru menggunakan lagi kembali bersama sang suami, Ardi Bakrie belakangan ini karena stress menghadapi pandemi COVID-19.

"Sudah sempat berhenti terus pakai lagi gitu," imbuhnya.

Kantongi Izin Rehabilitasi

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie sudah mengantongi izin assessment dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tertanggal 9 Juli 2021. Sesuai rekomendasi, keduanya diwajibkan menjalani rehabilitasi. Bahkan Polres Metro Jakarta Pusat telah mengantarkan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ke BNN pagi tadi.

"Kan kemarin sudah di assessment ya kan, hasilnya dari BNN rehabilitasi ya. Pagi ini sudah kami antarkan ke BNN. Sudah kami serahkan untuk melaksanakan rehabilitasi. Tadi pagi jam 6 pagi, pagi banget," ungkapnya.

Alasan Direhabilitasi

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie disetujui BNN menjalani rehabilitasi lantaran keduanya merupakan pengguna narkoba. "Karena kan dari hasil assement dan pemeriksaan adalah pengguna ya," imbuhnya.

Seperti diketahui, Nia Ramadhani ditangkap pihak berwajib pada Rabu (7/7/2021) di Pondok Pinang, Jakarta Selatan pukul 15.00 WIB. Sedangkan sang suami, Ardi Bakrie menyerahkan diri pada malam hari.

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 0,78 gram dan alat hisap sabu atau bong. Mereka resmi dijadikan tersangka usai terbukti positif mengonsumsi sabu lewat tes urine.

Simak juga video rekomendasi berikut ini:

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading