Sukses

Parenting

Hamil di Trimester Akhir, Masih Bolehkah Melakukan Hubungan Intim?

Fimela.com, Jakarta Bagi pasangan suami istri, melakukan hubungan intim adalah kebutuhan utama keduanya. Berhubungan intim tidak hanya akan meningkatkan rasa cinta antara satu sama lainnya tetapi juga memberi segudang manfaat buat kesehatan fisik maupun psikis.

Mengenai hubungan intim, melansir dari laman babycenter.com, nampaknya tidak sedikit pasangan suami istri yang menghindarinya ketika sang istri hamil. Beberapa pasangan suami istri merasa khawatir dan takut jika melakukan hubungan intim akan mengganggu kehamilan. Dan atas dasar inilah, beberapa pasangan suami istri akhirnya menghindari berhubungan intim.

2 dari 4 halaman

Berhubungan Intim Selama Kehamilan Tidak Berbahaya

Menurut para ahli, melakukan hubungan intim selama kehamilan tidaklah berbahaya. Sebaliknya, berhubungan intim selama kehamilan memberikan banyak manfaat buat kandungan dan ibu. Sejauh ini, tidak ada larangan berhubungan intim saat hamil baik di kehamilan awal maupun di kehamilan akhir. Hanya saja, hubungan intim selama kehamilan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Selama istri dan kandungan sehat, berhubungan intim tetap boleh dilakukan selama kehamilan. Larangan hubungan intim hanya akan berlaku jika istri mengalami kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk berhubungan intim seperti risiko flek dalam kehamilan, air ketuban pecah atau merembes, selama kehamilan istri mengalami keputihan yang tidak normal, terjadi kontraksi rahim terus-menerus hingga adanya riwayat keguguran berulang sebelumnya.

3 dari 4 halaman

Bagaimana dengan Berhubungan Intim di Trimester Akhir?

Melakukan hubungan intim di trimester akhir atau ketiga sebenarnya masih diperbolehkan. Trimester akhir ini sendiri dimulai sejak minggu ke 27 kehamilan. Di minggu-minggu ini, pasangan masih bisa melakukan hubungan intim. Dengan catatan, posisi hubungan intim harus tepat dan tidak ada masalah pada kandungan.

Ketika kehamilan sudah memasuki minggu ke 37 atau lebih, sebaiknya berhubungan intim dihindari dulu. Di minggu-minggu alhir ini dikhawatirkan kepala janin sudah memasuki rongga panggul. Jika dilakukan hubungan intim bisa meningkatkan risiko pendarahan, pecah ketuban dini hingga persalinan dini.

Berhubungan intim selama kehamilan tidak dilarang selama kondisi ibu sehat. Namun, jika usia kehamilan sudah memasuki usia 37 minggu bahkan lebih, sebaiknya hubungan intim dihindari. Ini mengingat janin sudah siap dilahirkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Lama Tidak Berhubungan Intim, Akankah Miss V Lebih Rapat?
Artikel Selanjutnya
Terlalu Lelah Bikin Malas Berhubungan Intim, Intip Solusinya di Sini!