Sukses Perankan PSK, Whulandary Herman Pernah 'Ditawar'

melodyasisya diperbarui 17 Sep 2015, 08:45 WIB
Sebelum menerima tawaran peran menantang tersebut, Putri Indonesia 2013 ini sempat ragu di dalam batinnya. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Banyak pengalaman unik yang dialami oleh perempuan kelahiran Padang Panjang, 26 Juni 1989 ini saat berperan sebagai PSK. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Ditemui di kantor Bintang.com, SCTV Tower, Senayan City, Jakata Pusat, Sabtu (22/8/2015), Whulandary mengaku sempat ‘ditawar’ saat syuting film ‘Bidadari Terakhir’ lantaran dirinya berdandan seperti PSK. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Whulandary Herman sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga mengenai peran sebagai PSK yang dilakoninya ini. Beruntung wanita cantik ini akhirnya mendapat dukungan dari keluarga. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Demi mendalami perannya, Whulandary melakukan observasi di kawasan berkumpul para PSK, seperti di daerah Taman Sari, Jakarta Barat, dan juga di daerah Taman Lawang, Setiabudi, Jakarta Selatan. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Banyak suka duka yang dialami Whulandary Herman dalam perannya sebagai Eva sang PSK. Salah satunya ia harus berpakaian ala PSK, jauh dari kenyataan sehari-harinya. (Galih W. Satria/Bintang.com)
“Adegan di kamar tidur ada, tapi tidak vulgar. Pokoknya, berat banget deh memerankan karakter Eva itu,” ucap wanita yang masih lancar berbahasa Minang ini. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Whulandary tak takut akan penilaian publik terkait peran menantangnya di film ‘Bidadari Terakhir’. Ia yakin publik sudah pintar dan bisa membedakan mana yang realita dan mana yang fiksi. (Galih W. Satria/Bintang.com)