Gara-gara Kopi, Ernest Prakasa Harus 'Masuk Rehab'

melodyasisya diperbarui 18 Jan 2016, 07:35 WIB
Pria kocak ini tidak pernah lupa untuk minum kopi, bahkan ia bisa lemas jika tak meminum minuman yang rasanya pahit namun nikmat itu. Ernest Prakasa sampai merasa jika kopi sudah seperti narkoba baginya. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Ditemui di syukuran film ‘Ngenest’ di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016), pria 33 tahun ini bahkan merasa jika dirinya harus masuk ke panti rehab lantaran tak bisa lepas dari kopi. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Ayah dua orang anak ini selalu membawa termos berisi kopi di setiap aktivitasnya, ia memilih kopi yang telah digiling. Adanya kasus Wayan Mirna yang meninggal setelah minum kopi pun tak membuat Ernest menjauhi kopi. (Galih W. Satria/Bintang.com)
"Kopi gue banget, sampai gigi gue kuning gara-gara kopi. Sudah kayak narkoba. Gue lemas kalau enggak ada kopi, belum ngopi dari pagi nih. Entah sugesti, harus masuk panti rehab kayaknya, hehehe," aku Ernest Prakasa. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Diakui oleh pria yang mengenyam pendidikan di salah satu universitas di Bandung ini jika ia tidak terlalu mengikuti perkembangan berita Wayan Mirna. Sehingga Ernest Prakasa juga tidak was-was dalam mengonsumsi kopi. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Bagi Ernest Prakasa, hidup sudah ada yang mengatur dan kasus yang menimpa Wayan Mirna adalah satu dari satu miliar. Ia juga tetap pada kebiasaannya mengonsumsi kopi tanpa harus takut. (Galih W. Satria/Bintang.com)
"Enggak bikin was-was. Hidup sudah ada yang mengatur. Capek kalau kayak gitu. Itu kan kasus satu dalam satu milyar, biasa saja. Gue baru baca, belum mengikuti kasusnya," ujar Ernest Prakasa. (Galih W. Satria/Bintang.com)