Perpusnas Indonesia Dokumentasikan Sophan Sophiaan Dalam Situs

Sutikno diperbarui 19 Feb 2016, 09:35 WIB
Sebelumnya, Perpusnas Indonesia telah mendokumentasi tokoh-tokoh film nasional yang total jumlahnya sudah 17 situs tokoh film. (Andy Masela/Bintang.com)
Demi kelengkapan data, profil lengkap para tokoh film tersebut, Perpusnas Indonesia bekerja sama dengan Sinematek (dokumentasi film). (Andy Masela/Bintang.com)
Istri mendiang Sophian, Widyawati tidak bisa berbicara banyak dengan apresiasi pembuatan situs tersebut. (Andy Masela/Bintang.com)
"Saya bahagia, bangga, terharu sedih, itu jadi satu. Sedih mengingat kembali dia, diputar lagi video wawancaranya dia. Jadi flashback lagi, Kangen pasti," ungkap Widyawati dengan mata berkaca-kaca. (Andy Masela/Bintang.com)
Peluncuran situsnya di gedung Theater, Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2016). (Andy Masela/Bintang.com)
Dra. Sri Sularsih, MSi, kepala Perpustakaan Nasional RI mengakui track record Sophan Sophiaan dalam film. Gagasan, karya idenya pantas untuk disebarluaskan. (Andy Masela/Bintang.com)
"Film selain wahana hiburan, juga mempunyai pesan moral tinggi untuk masyarakat kita," kata Dra Sri Sularsih. (Andy Masela/Bintang.com)