Film Kalam Kalam Langit, Sebagai Inspirasi Mendalami Al Quran

Sutikno diperbarui 13 Apr 2016, 19:35 WIB
Film yang disutradarai oleh Tarmizi Abka itu mengambil lokasi di Lombok. Selain terkenal dengan pariwisatanya, Lombok juga dikenal dengan Pulau Seribu Masjid. (Adrian Putra/Bintang.com)
Konferensi pers film Kalam-Kalam Langit, di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/4). (Adrian Putra/Bintang.com)
Dimas Seto salah satu pemeran utamanya mengaku telah lama menantikan film bertema religi. Suami Dhini Aminarti ini menyambut sangat senang film produksi Putaar Films Production. Ini merupakan film perdananya bertema religi. (Adrian Putra/Bintang.com)
Pemeran utama perempuan Elyzia Mulachela, saat prescon mengatakan bahwa film ini disambut antusias oleh masyarakat Lombok dan pemerintah daerahnya. (Adrian Putra/Bintang.com)
"Gubernur, Bupati juga support karena belum ada film yang angkat tentang religi. Sejauh ini memang Lombok adalah kota pariwisata, tapi bukan meninggalkan sisi religi," ujar artis kelahiran Jakarta ini. (Adrian Putra/Bintang.com)
Remaja yang mengawali kariernya dalam film Perahu Kertas (2012) ini melihat masyarakat Lombok tidak sebebas di Bali. Karena mayoritas penduduknya muslim. (Adrian Putra/Bintang.com)
"Ini film luar biasa value-nya karena belum ada yang angkat Alquran. Mudah-mudahan orang makin memperdalam Alquran," ujar aktris juga pennyanyi ini. (Adrian Putra/Bintang.com)