Isak Tangis Pecah saat Jenazah Yana Zein Tiba di Rumah Duka

Rizky Mulyani diperbarui 01 Jun 2017, 14:20 WIB
Isak tangis pun pecah dari para pelayat yang hadir saat itu. Terutama dua gadis cantiknya, Aurelia Callista Carilla dan Alika Pandora Salvine. Mereka tak kuasa menahan air mata saat melihat jasad ibunya terkujur kaku. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)
Kamis (1/6/2017) siang hari, jenazah Yana Zein tiba di rumah duka RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Mendiang Yana yang terbaring lemah di dalam peti jenazah disambut dengan tangisan keluarga dan sahabat. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)
Seperti jenazah kaum nasrani pada umumnya, jenazah Yana mengenakan setelan kebaya berwarna putih tulang. Wig berwarna coklat juga dikenakannya dan membuat wajahnya tampak cantik dan tenang. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)
Di samping peti jenazah, para pelayat pun bergantian mendampingi dan ingin melihat Yana untuk yang terakhir kalinya. Termasuk dua putri Yana yang tak henti menangis namun tetap berusaha untuk kuat. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)
Selain itu, ibunda Yana Zein, Swetlana Zein pun terus mendampingi jenazah anaknya. Seperti yang diketahui, sejak awal Yana menderita kanker payudara sang ibu terus menemani dan memberikan semangat. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)
Firda Kussler, salah satu sahabat Yana yang juga selalu memberikan dukungan selama menderita sakit kankernya itu. Firdan mengatakan bahwa kedua anak Yana memang tak kuasa menahan sedih, namun keduanya berusaha kuat. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)
“Mamanya stress. Anak-anaknya sangat tegar. Mereka Alika dan Aurelia bilang tante jangan nangis terus. Saya dekat sama mereka. Mama sih nangis. Anaknya gak nangis sama sekali," tutur Firda Kussler. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)