Dari Macet Hingga Pacaran, Ini Antusias Warga DKI Jakarta Melihat Gerhana Bulan Total

Musa Ade diperbarui 31 Jan 2018, 22:38 WIB
Oleh karena itu, khusus saat fenomena gerhana bulan total pada Rabu, 31 Januari 2018, kawasan Monumen Nasional (Monas) akan dibuka hingga malam hari. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Hal itu diberlakukan agar masyarakat dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan total dengan seksama. Akan tetapi untuk menikmati fenomena Bloodmoon di puncak Monas, para pengunjung hanya dibatasi 500 orang saja. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Tak ayal banyak warga yang rela bermacet-macetan menuju area Monas. Ratusan sepeda motor dan mobil terlihat mengantri untuk masuk ke area Monas. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Seakan tidak ingin melewatkan fenomena langka ini sendirian, banyak para pengunjung yang datang bersama teman, keluarga, dan pacar. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Di pelataran Cawan Monas disediakan satu teropong, sekitar puluhan orang mengantri untuk melihat fenomena gerhana bulan total melalui teleskop. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Sedangkan terlihat ratusan warga terlihat antre untuk naik ke puncak Monas. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Di lapangan olahraga Futsal sisi Timur Monas juga disediakan untuk Shalat Gerhana berjamaah. (Deki Prayoga/Bintang.com)