Reza Rahadian, Indonesia Kurang Mengarsipkan Orang-orang Besar

Sutikno diperbarui 19 Apr 2018, 16:30 WIB
Reza Rahadian mengaku mengagumi sosok Pramoedya Ananta Toer. Aktor yang telah melakoni berbagai tokoh itu berharap kisah hidup sang penulis bisa diangkat ke layar lebar. (Deki Prayoga/Bintang.com)
"Saya begitu lihat covernya pameran ini, saya bilang sama Teh Happy, kenapa enggak ada film judulnya Namaku Pram? Tentang Pramoedya. Jadi mudah-mudahan sih ada yang bikin filmnya," ujar Reza Rahadian Rabu (18/4/2018). (Deki Prayoga/Bintang.com)
Aktor kelahiran Bogor itu melihat bahwa industri film Tanah Air kurang mengangkat tokoh-tokoh yang bisa menginspirasi. (Deki Prayoga/Bintang.com)
"Indonesia menurut saya kurang dalam mengarsipkan orang-orang besar yang telah berkontribusi luar biasa buat bangsa ini. Tidak terlalu banyak. Jadi mudah-mudahan akan lebih banyak sih," kata Reza Rahadian. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Sebagai pemeran, ia melihat film tentang tokoh yang menginpirasi bisa diabadikan untuk selama-lamanya. (Deki Prayoga/Bintang.com)
"Karena menurut saya apa ya, film menjadi sebuah arsip baru. Suatu kekayaan baru untuk dunia film juga," ungkap Reza Rahadian. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Reza Rahadian dalam jumpa pers pameran Namaku Pram di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2018). (Deki Prayoga/Bintang.com)