Sukses Berakting Sejak Muda, Jennifer Lawrence Bakal Saingi Naomi Watts?

Fimela Editor diperbarui 30 Jan 2013, 08:05 WIB
Karier Jennifer makin baik setelah memerankan Mystique di X-Men: First Class (2011). Namun, tahun lalu benar-benar menjadi tahun keberuntungannya. Jennifer dengan tepat mengambil keputusan menerima tawaran bermain dalam The Hunger Games, yang konon diakuinya butuh waktu 3 hari untuk memantapkan hati memerankan karakter Katniss Everdeen.
Sedikit flashback, film ini bercerita tentang Katniss yang menggantikan adiknya mengikuti sebuah permainan “berdarah”. Seluruh pemain harus saling membunuh hingga tersisa satu saja pemenang. Banyak yang mengatakan Jennifer pas banget memerankan karakter ini, apalagi akting-nya juga luar biasa. Tak mengejutkan kalau namanya kemudian ikut melambung seiring suksesnya The Hunger Games. Saat trailer film ini dirilis, dalam 24 jam tercatat lebih dari 8 juta orang melihat dan menjadikannya sebagai trending topic di Twitter. Penonton film ini di minggu pertama juga mengalahkan beberapa film besar, seperti Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 dan The Dark Knight, dan langsung duduk di peringkat pertama Box Office.
Minggu kemarin (27/01), aktris asal Louisville, Kentucky, AS, ini kembali membuktikan eksistensinya di dunia akting dengan berhasil memenangi penghargaan SAG Awards kategori Best Actress dan Outstanding Performance by a Female Actor in a Leading Role, mengalahkan Naomi Watts, aktirs senior nominator Oscar yang berakting luar biasa sebagai Maria, korban bencana tsunami 2004 dalam The Impossible. Sebelumnya, beberapa waktu lalu Jennifer juga meraih Golden Globe Awards kategori Best Actress-Motion Picture Musical or Comedy berkat film komedi romantis Silver Linings Playbook (2012). Atas akting Jennifer yang memukau, majalah Rolling Stone sampai menyebutnya sebagai the most talented young actress in America!
She may be a big screen queen now, but nggak gampang bagi seorang Jennifer untuk terus membuktikan kemampuannya berakting. Dia mengaku butuh perjuangan panjang untuk total di tiap karakter yang dia perankan. Untuk menjadi seorang Katniss Everdeen, misalnya, Jennifer disiplin berolahraga, mulai dari lari sampai yoga, juga latihan bertarung, untuk mendapatkan bentuk tubuh yang sempurna dan fit.
Hasilnya, sejumlah majalah ternama mengantre untuk menampilkan sosok Jennifer di cover mereka. Jennifer pun nggak hanya sukses berakting, tapi juga menarik perhatian laki-laki. Buktinya, dia menjadi perempuan yang paling diinginkan laki-laki tahun 2013 berdasarkan voting tahunan “Most Desirable Woman” situs AskMen, menggeser Mila, Kate Upton, Rihanna, dan Emma Stone. Padahal, tahun lalu dia hanya berada di urutan ke-47.
Sejak Oktober 2012, Jennifer menjadi model iklan Lady Dior teranyar untuk tas ikonik yang terinspirasi dari Lady Diana. Memiliki prestasi membanggakan di usia muda, ternyata nggak membuat gadis yang semula tomboi ini mengagungkan popularitas. Baginya, profesi yang layak “ditinggikan” adalah dokter dan pemadam kebakaran, karena pekerjaan mereka yang menyelamatkan hidup orang lain lebih berarti daripada sekadar seleb. Oke Jenn, nice statement. Masih sangat muda dan cantik, smart, berprestasi, dan dewasa. Dan kalau tahun ini saja dia unggul dari Naomi Watts, bukan nggak mungkin dia menjadi saingan terberat seleb lain, dan akan makin bersinar di Hollywood!