Trend Modest Wear Warna-Warni di Ciputra World Fashion Week

Ratna Irina diperbarui 30 Sep 2016, 16:59 WIB

Tidak ketinggalan, modest wear yang juga memperkuat line-up Ciputra World Fashion Week.

Pendekatan moderen para desainer modest wear lokal tidak hanya melalui potongan atau siluet, tapi juga warna dan perpaduan kain tradisional. Atasan loose, outer, serta celana palazzo masih menjadi dominasi. Dihiasi dengan aksen embellishment, lipit serta permainan motif yang kontras. Kekayaan nusantara masih terus diolah, khususnya oleh Itang Yunasz. Koleksi Spring/Summer 2017-nya kali ini bertema Java Sumatra. Dimana sang desainer terinspirasi motif dekoratif dari Jawa dan Sumatra. Jeny Tjahyawati dengan label Ethnicant pun memaksimalkan penggunaan kain tradisional. Desainer yang sudah malang melintang di dunia fashion selama belasan tahun ini, terkenal dengan potongan yang unik serta penggunaan teknik draperi pada tampilan desainnya.

Secara keseluruhan terlihat bagaimana para desainer mengeksplor modest wear dengan dengan berbagai detail yang berani, membuat para perempuan pemakai hijab memiliki variasi yang lebih luas dalam pemilihan outfit baik itu untuk sehari-hari atau pun acara spesial. Jika diperhatikan lebih seksama, akan terlihat bahwa item yang ditawarkan pun memiliki keleluasaan untuk dipakai oleh perempuan yang bukan pemakai hijab. Versatility is the key. Dan para desainer lokal pun sudah memahami betul hal ini.

 

What's On Fimela