Alasan DWP Digelar di Bali Tahun Ini

Sutikno diperbarui 04 Okt 2018, 16:30 WIB
Lantas apa alasan festival musik tersebut di gelar di Bali? Saat menggelar jumpa pers, Sarah Deshita, Brand Manager Ismaya menjelaskan alasan DWP digelar di Bali. (Adrian Putra/Bintang.com)
Pada tahun sebelum (2017), DWP ingin dibubarkan oleh organisasi masyarakat. Pindah ke Bali tepatnya di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana bukan lantaran di Jakarta pernah mendapat penolakan. (Adrian Putra/Bintang.com)
"Juga sempat ada berita simpang siur pindah karena takut ada apa. Justru memang dari awal ga pernah ada rencana disini (buat di Bali). Event memang belum masukin perizinan, whatever, kita melihat ke timelinenya," ujar Sarah di kawasan Gatot Subroto, Jaksel, Rabu (3/10). (Adrian Putra/Bintang.com)
Sarah menambahkan, bahwa DWP tahun lalu akan digelar di Bali. Lantaran tempat tersebut belum jadi, maka diurungkan. Dan baru tahun ini bisa terlaksana. (Adrian Putra/Bintang.com)
Melyssa Niode selaku Operational manager Ismaya Group menambahkan, bahwa akan membawa pengamanan Ismaya Jakarta ke Bali. Dan acara dipastikan berjalan nyaman dan aman. (Adrian Putra/Bintang.com)
Melyssa Niode selaku Operational manager Ismaya Group menambahkan, bahwa akan membawa pengamanan Ismaya Jakarta ke Bali. Dan acara dipastikan berjalan nyaman dan aman. (Adrian Putra/Bintang.com)
Festival musik elektronik Djakarta Warehouse Project (DWP) digelar di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Bali pada tanggal 7,8, dan 9 Desember 2018 mendatang. (Adrian Putra/Bintang.com)

Tag Terkait