Whoopi Goldberg, Uhura di Dunia Nyata

FimelaDiterbitkan 08 April 2010, 07:00 WIB
Vemale.com -
Oleh: Agatha Yunita Aktris, komedian, DJ Radio, penulis lagu, pembawa acara talk show, aktivis, serta seorang penulis, itulah pekerjaan seorang Caryn Elaine Johnson, seorang wanita yang dilahirkan 13 November 1949 silam. Wanita ini berkulit hitam, dengan gaya rambut rasta yang selalu membuatnya special dan mudah dikenali. Aktingnya selalu meyakinkan, kocak dan membuat orang kagum padanya, terutama saat ia memerankan Oda Mae Brown dalam film GHOST. Ya, siapa lagi kalau bukan Whoopi Goldberg. Whoopi Goldberg mungkin bukan artis kulit hitam pertama di Amerika, namun prestasi yang dicetak olehnya cukup banyak, beberapa di antaranya adalah:
  • Dalam film THE COLOR PURPLE: Golden Globe Award for Best Actress – Motion Picture Drama, NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Motion Picture, National Board of Review Award for Best Actress, dan dinominasikan di Academy Award for Best Actress
  • Dalam film FATAL BEAUTY: NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Motion Picture
  • Dalam film GHOST: Academy Award for Best Supporting Actress, American Comedy Award for Funniest Supporting Actress in a Motion Picture, BAFTA Award for Best Actress in a Supporting Role, Golden Globe Award for Best Supporting Actress – Motion Picture, Kansas City Film Critics Circle Award for Best Supporting Actress, NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Motion Picture, Saturn Award for Best Supporting Actress
  • Dalam film THE LONG WALK HOME: NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Motion Picture
  • Dalam film SISTER ACT: American Comedy Award for Funniest Actress in a Motion Picture, NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Motion Picture, dinominasikan dalam Golden Globe Award for Best Actress - Comedy or Musical
  • Dalam film STAR TREK GENERATIONS: dinominasikan dalam Saturn Award for Best Supporting Actress
  • Dalam film GHOSTS OF MISSISIPPI: dinominasikan dalam NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Motion Picture
  • Dalam film HOW STELLA GOT HER GROOVE BACK: NAACP Image Award for Outstanding Supporting Actress in a Motion Picture, dinominasikan dalam Acapulco Black Film Festival Black Film Award for Best Actress, dinominasikan dalam American Comedy Award for Funniest Supporting Actress in a Motion Picture
  • Dalam film KINGDOM COME: dinominasikan dalam NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Motion Picture
  • Dalam film GOOD FENCES: NAACP Image Award for Outstanding Actress in a Television Movie, Mini-Series or Dramatic Special
Whoopi dibesarkan di kota Manhattan oleh seorang single mother, Emma, yang bekerja sebagai suster sekaligus guru di kota itu. Baginya, ibu adalah sosok yang tegar, kuat, dan bijaksana. Mereka berjuang bersama setelah ayahnya meninggalkan keluarga. Tentunya kondisi saat itu tidaklah mudah untuk dilalui dan cukup berat, bahkan Whoopi yang divonis menderita disleksia sempat dikeluarkan dari sekolah saat ia berusia 17 tahun. [break] Suatu hari, Whoopi kecil menonton sebuah film televisi STAR TREK di situ ia melihat tokoh Uhura, seorang letnan wanita yang diperankan oleh Nichelle Nichols, seorang berkulit hitam. Uhura merupakan peran kulit hitam yang sangat dominan di dalam film tersebut, ia bukan hanya pemeran figuran yang biasanya hanya berperan sebagai budak atau tukang bersih-bersih saja seperti pada film lainnya. Nyota Uhura berarti bintang kebebasan, sebuah nama yang dicuplik dari bahasa Swahili. Bagi sang penulis, mungkin peran tersebut menyimbolkan kebebasan para niger, orang berkulit hitam yang sering dipandang rendah dan dilecehkan secara rasial. Simbol kebebasan itu sampai sekarang masih lekat pada sosok dan nama tokoh Uhura. "Lihat bu, ada artis negro di TV, dan dia tak berperan sebagai pembantu!", serunya pada sang ibu. Dari situlah muncul setitik kepercayaan diri dan motivasi yang lebih di dalam hati Whoopi, di kemudian hari ia berjuang dan berusaha menjadi seorang artis yang walaupun tak memiliki kulit putih, tidak pirang dan tak bertubuh seksi, masih bisa menjadi pemeran utama, bukan lagi peran figuran. Namun Whoopi tidak dengan mudah menjadi artis terkenal, bekal semangat dan kepercayaan diri saja tidaklah cukup. Pada tahun 1974 ia pindah ke California dan bekerja sebagai perias mayat, itulah pekerjaan pertamanya. Berkutat dengan mayat kemudian memberi mereka make up dan membuat terlihat lebih cantik sebelum kemudian dimakamkan. Sedangkan di malam hari ia mencoba peruntungan aktingnya dengan berperan di teater-teater sebagai seorang komedian. Pucuk dicinta ulam tiba, usaha dan kerja kerasnya membuahkan sebuah penghargaan Bay Area Theatre Award. Dengan bekal penghargaan tersebut, ia nekat kembali ke New York (1983) dan menjadi bintang pada The Spook Show. Penghargaan demi penghargaan terus dituai seiring dengan usahanya yang tiada henti berperan dalam belasan hingga puluhan film. Jika mungkin Anda mengira untuk jadi sukses haruslah memiliki kulit putih dan bertubuh seksi, well, Anda salah. Adalah perpaduan dari motivasi, kepercayaan diri dan kerja keras yang membuat seseorang itu berhasil. Whoopi salah satu contohnya, disleksia tak membuat ia merasa terbatas dan menyerah. Kulit hitam tak membuatnya pasrah. Ia tak ingin terus menerus diinjak-injak dan diremehkan. Ia kemudian bangkit dan menunjukkan, bahkan seorang kulit hitampun pantas dihargai dan dipandang, bukan hanya sebagai seorang budak atau pembantu saja, namun seseorang yang duduk sama rendah berdiri sama tinggi. (vem/bee)
What's On Fimela