Vemale.com - Oleh: Agatha Yunita
Anda cantik, menarik, punya karir yang bagus, cerdas dan berkepribadian baik, tetapi sampai saat ini Anda belum punya pasangan. Selama ini Anda berpikir, harus pria yang terlebih dahulu bergerak dalam urusan asmara. Ya, beberapa sahabat wanita Anda juga berpikir demikian. Tetapi mengapa demikian?
Satu-satunya alasan berlaku demikian adalah karena tidak ingin jadi bahan gosip dan tidak ingin diremehkan. Katanya sih, wanita yang cenderung lebih agresif dan aktif tak punya nilai baik di depan orang lain. "Ia cenderung murahan!" begitulah yang diungkapkan Deasy, 26 tahun.
Dan tahukah Anda, bahwa pemikiran Deasy dan pemikiran yang selama ini Anda pegang itu SALAH!
Jika saat ini Anda berada di usia yang matang, cantik, cerdas tapi belum punya pacar, segera ikuti langkah-langkah berikut ini dan dapatkan pasangan Anda.
Inisiatif...inisiatif...inisiatif...
Hal yang paling utama adalah berinisiatif melakukan pergerakan. Bukan berarti Anda harus agresif dan menggoda si dia dengan tubuh Anda, tetapi lakukan dengan cara lembut dan cerdas. Anda harus lebih aktif dan membuka kesempatan untuk diri Anda sendiri. Hanya Anda yang mampu melakukannya.
Big No!
Anda akan meneleponnya tengah malam kemudian memintanya untuk menjadi kekasih Anda. Nah, ini baru namanya agresif dan murahan.
Do It!
Selama ini Anda hanya tahu nama dan mengamati senyumnya dari jauh. Kali ini sapa dia dan ajak ngobrol. Perkenalkan diri Anda dan tunjukkan sisi ramah Anda. Keesokan harinya, ia pasti akan menyapa Anda terlebih dahulu dan memulai obrolan. Nah, tak harus mengucapkan 'I Love You' terlebih dahulu untuk membuat seorang pria jatuh cinta kan?
Pujian
Tak hanya wanita yang doyan dipuji. Demikian juga pria. Berikan dia pujian atas penampilan fisiknya, entah itu warna T-shirt yang ia kenakan, atau haircut terbarunya. Sebuah kenyamanan merupakan jembatan untuk membuat dua orang menjadi akrab. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah mengajak dia untuk berkencan.
Flirt Him
Tak ada yang salah kok jika Anda menggoda si dia. Mungkin dengan tatapan mata Anda, atau senyum Anda. Yang jelas, jangan lakukan ini terlalu kentara.
Big No!
Mengenakan baju dengan belahan dada rendah dan berjalan mondar mandir di depan dia, serta menjatuhkan beberapa kertas agar ia melihat kepada Anda. Hmm... bisa ditebak, jika ia mendekati Anda, tak lebih hanya karena penasaran akan isi di balik baju Anda yang berbelahan dada rendah itu. Dan jika si dia sudah tahu apa isi di baliknya, ia akan bergegas mengucapkan Adios.
Do It!
Sesekali curi pandang padanya dan tatap dia selama 5 detik, pria paling tak tahan jika ada yang menatapnya. Refleknya akan membuat dia menengok pada Anda. Saat pria merasa diperhatikan, ia tak akan tinggal diam. Bagaikan melihat lampu kuning yang berkedip-kedip di perempatan jalan, ia akan bersiap tancap gas dan melakukan pendekatan pada Anda.
Jadilah pendengar yang baik
Yang kebanyakan dilakukan oleh kita adalah bercerita panjang lebar tentang keindahan tubuh, berapa banyak kekasih yang pernah diputuskan oleh Anda, atau kisah ciuman dengan mantan. Sementara si dia tak butuh itu. Saat berbincang dengannya, buat dia yang banyak bercerita. Bukan berarti Anda harus menginterogasinya, pria benci diinterogasi. Tanyakan saja hal-hal kecil yang membuat dia jadi tergelitik untuk berbincang panjang lebar, tentang sebuah film yang disukainya misalnya. Sekalipun ia bukan pendongeng yang baik, setidaknya ia akan merasa dihargai saat Anda mendengarkannya. (vem/bee)
What's On Fimela
powered by