Tatanan Rambut Unik di Dunia Lain

FimelaDiterbitkan 15 September 2010, 07:00 WIB
Vemale.com - 1. Miao Suku Miao dikenal juga sebagai Hmong, sebuah etnis minoritas yang tinggal di China. Suku ini sangat unik karena para wanitanya punya tatanan rambut yang mengesankan, disebut dengan 'long horns'. Pada awalnya mereka meletakkan kayu berbentuk huruf U terbalik pada kepala, kemudian rambut mereka diikatkan pada kayu tersebut. Rambut akan terus tumbuh mengikuti bentuk kayu dan membalut kayu hingga tak terlihat. Sesekali mereka akan memakai kain untuk mengikat dan menghias rambut mereka. Hingga saat ini, tradisi masih berlanjut. Seperti dikutip dari MarieClaire, tradisi ini telah dilakukan beratus-ratus tahun lalu untuk menghormati kerbau, yang dianggap hewan yang sangat kuat. 2. Devadasi
Devadasi's Woman (c) rackspacecloud
Mereka yang disebut devadasi adalah para wanita India yang diserahkan oleh kedua orangtuanya ke sebuah kuil Hindu. Para wanita tersebut dinikahkan kepada kuil dan tak boleh beranjak dari kuil hingga mereka menutup usia. Pada umumnya rambut mereka sangat panjang dan kusut, hampir mirip seperti rambut para Rastafarians. Rambut panjang mereka dipercaya memiliki hubungan erat dengan mitos India kuno, di mana setiap doa yang diucapkan diikat oleh rambut panjang mereka. 3. Masai
Masai's Woman (c) kenyaadvisor
Suku Masai adalah suku yang hidupnya berpindah-pindah di Kenya. Wanita di suku Masai punya tradisi yang berbeda dari wanita pada umumnya. Jika biasanya wanita dikatakan cantik karena memiliki rambut yang tergerai panjang, maka wanita Masai memiliki rambut cepak yang sangat pendek sekali. Rambut panjang, justru dimiliki oleh kaum pria. 4. Himba
Himba's Woman (c) lightsofafrica
Hampir sama seperti suku Masai, suku Himba tidak pernah hidup menetap. Wanita di suku Himba memiliki rambut yang panjang, namun kemudian rambut mereka dilapisi semacam mentega, dan ramuan lain sehingga rambut berwarna kecoklatan dan sangat kaku. Saat masih remaja dan menginjak masa puber, kepangan mereka akan diubah menjadi kepangan kecil yang menutup wajah. Sampai pada hari pernikahan, kepang akan diangkat dan diikat ke belakang. 5. Geisha
Geisha (c) flickr
Kata Gei artinya adalah seni, dan sha adalah orang. Apabila keduanya digabung maka bisa diartikan sebagai pekerja seni. Setidaknya itulah arti kata Geisha yang dipandang sebelah mata oleh sebagian orang yang kurang paham siapa mereka. Di Jepang, mereka bertugas sebagai penyambut tamu profesional yang dapat menghibur tamu dengan segala kepiawaiannya menyajikan seni tradisional, termasuk menampilkan pertunjukan ikebana, atau upacara teh. Para Geisha dewasa memakai wig dengan shimada style. Tampilan rambut mereka merupakan penyeimbang kimono yang dikenakannya. Pada saat tidur, mereka tak pernah mengurai rambut, mereka akan menggunakan sebuah bantal yang terbuat dari kayu untuk menyangga leher agar rambut tak rusak. Apakah Anda tertarik dengan salah satu tatanan rambut mereka? (mc/bee)
What's On Fimela