Vemale.com - Siapa yang tidak kenal dengan dokter wanita yang satu ini? Selain Dr. Lula Kamal, nama Dr. Sonia Wibisono merupakan sosok dari dunia medis yang juga sukses menjadi public figure. Tak hanya sebagai narasumber atau presenter berbagai talk show, namun juga menjadi bintang iklan dari banyak produk.
Tak hanya itu, Dr. Sonia baru meluncurkan buku tentang healthy food, ditambah lagi setiap tiga bulan ia juga mengadakan even tentang edukasi dan hiburan. Sibuk? Sudah pasti, namun ketika ditanya hal yang dinikmatinya saat ini, dengan ringan ia menjawab “Sekarang saya sedang menikmati kehamilan, kembali merasakan jadi ibu hamil.”
Meski sedang berbadan dua, ibu dari Ramses Wardhana dan Rainer Wardhana ini tak menghentikan aktivitasnya. Ia malah mengaku sedang sibuk mendaftarkan hak paten vitamin dan penambah nafsu makan untuk anak, hasil racikannya. Istri dari Robert Wardhana ini pun masih menyempatkan diri melakukan hobi traveling ke luar negeri di sela-sela kesibukannya sebagai presenter acara televisi. “Masih ada rencana ke luar negeri sebelum hamilnya tambah besar. Mumpung masih 6 bulan masih boleh naik pesawat. Jadi Natal dan Tahun Baru nanti, saya akan merayakannya di rumah saja, kumpul sama keluarga besar,” ungkapnya.
Lantas bagaimana kiat sang dokter agar mampu berada di berbagai tempat dalam satu waktu? Jawabannya selalu pengaturan waktu, Dr. Sonia cukup mumpuni dalam mengaktifkan kinerja dunia maya untuk membantunya beraktivitas. Coba saja ketik nama lengkapnya pada mesin pencari di internet, dengan cepat Anda akan terhubung pada berbagai macam jaringan yang berkaitan dengan Dr. Sonia. Mulai dari situs pribadi, blog, jejaring sosial hingga artikel kesehatan yang pernah memuat wawancara atau pun hasil karya tulisannya sendiri.
Tetap Terkoneksi dengan Internet
Menurut Dr. Sonia, dunia kedokteran atau kesehatan yang ia geluti berkembang dengan cepat seiring dengan perkembangan teknologi. “Sebenarnya saya termasuk orang yang gaptek (gagap teknologi-red) tapi bagaimanapun internet sekarang memegang peranan penting dan mempermudah informasi. Saya banyak mendapat referensi untuk tulisan saya atau pun mendapat bahan tentang narasumber yang akan diwawancarai dalam program acara saya. Bahkan kini teknologi mampu mempermudah penyebaran informasi event yang akan saya adakan. Tapi itu tak mudah, saya merasa beruntung dibantu orang yang mengerti akan hal itu, sehingga segalanya bisa mudah dilakukan, tetap aktif dan berhubungan dengan orang lain,” ujar Dr.Sonia.
Selain mencari referensi kedokteran terbaru, media internet sangat membantu dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Berbagai tulisan tentang kesehatan pun kerap ditampilkan Dr Sonia agar dapat diakses semua khalayak yang ingin mengetahui tentang isu kesehatan dan pengobatan.
Membantu Selalu Maksimal
Tak sedikit memang orang yang bertanya seputar kesehatan pada Dr.Sonia, baik secara langsung saat praktek, ketika menjadi pembawa acara, atau pun melalui internet. Sang dokter pun seakan tak bosan memberi jawaban atau pun berceloteh tentang berbagai masalah kesehatan. Pasalnya, menurut wanita kelahiran Jakarta 11 Oktober 1977 ini setiap orang memiliki nilai pribadi dan fungsi tubuh yang berbeda. Masing-masing individu memiliki kondisi kesehatan yang tidak sama. “Saya berusaha maksimal untuk membantu setiap orang yang butuh bantuan tentang masalah kesehatan. Apalagi Tuhan memberi talenta pada saya seperti sekarang ini. Hal ini memotivasi saya untuk terus berbuat lebih baik membantu sesama,” kata Dr.Sonia.
Berdasarkan pengalamannya memang tak mudah mengajak pasien untuk menjalankan gaya hidup sehat. Ini karena gaya hidup sehat mudah terlupakan bila tidak diingatkan terus menerus dan diamalkan secara langsung. Ia pun mengibaratkannya seperti seseorang berbelanja mencari barang murah hingga menawar habis-habisan. Gaya hidup sehat yang lebih murah justru ditinggalkan dengan mudah. Ketika sakit, biaya yang dikeluarkan justru lebih mahal dan Anda mencarinya hingga titik penghabisan. “Prinsipnya padahal sederhana, pencegahan itu lebih murah tapi untuk melakukannya sulit sekali. Karena itu membiasakan diri sejak kecil dengan membaca atau menggali informasi kesehatan sejak dini bahkan sejak usia sekolah dasar, amat memudahkan seseorang untuk selalu mengingatnya. Baik diakses melalui media atau pun sehari-hari,” kata Dr. Sonia.
Jangan Cuma Mengeluh!
Dokter dan selebritas yang satu ini memang tak sekadar bergelut di bidang kesehatan, ia pun cukup aktif sebagai pemerhati fashion dan perawatan kecantikan. Tampil di muka umum dengan gaya yang sedap dipandang mata sudah jadi keharusan. “Buat saya deteksi dini adalah penting, mau penyakit atau pun masalah tubuh. Saya rutin olahraga dan mengatur pola makan, tapi namanya juga manusia suka ada kecolongan, kalau sudah mulai menggemuk, olahraga dan kontrol makanan saya tingkatkan. Kalau muka agak kusam, langsung facial atau pakai masker di rumah. Kulit mulai mengering, langsung scrub dan oleskan pelembab. Pokoknya sigap dan cepat atasi, jangan biarkan berlarut, atau hanya mengeluh tapi tidak ada aksi,” ungkap Dr.Sonia. Nah, berhubung sekarang sedang memberi asupan makanan pada sang calon buah hati didalam kandungannya, bukan berarti dokter yang hobi berdansa ini asyik menikmati makanan dengan leluasa. Ia hanya memasang target kenaikan berat badan 12 kg selama masa kehamilannya. “Ketika belum hamil berat saya sekitar 44 kg, selama 6 bulan ini sudah naik 8 kg, sama seperti berat saya saat kuliah dulu, jadi hamilnya tidak begitu terlihat. Normalnya ibu hamil naik berat 10-12 kg, karena bayi juga sebaiknya tidak terlalu besar atau berat. Kalau lebih dari itu, berarti sisanya adalah lemak yang menumpuk di tubuh ibunya,” ungkap Dr. Sonia. Kalau begitu, jika Anda sekarang sedang mengandung, jangan lupa kontrol bobot ya! [initial]
Source: Fitness Edisi Desember 2010, Halaman 92 (Fitness/miw)
What's On Fimela
powered by