Vemale.com - Apakah Anda senang menggerakkan tubuh, entah itu dalam kelas senam aerobik, bersepeda, atau bahkan mengikuti kelas belly dance? Semua itu bisa menjadi pilihan yang sehat untuk membuat seluruh otot tubuh Anda bergerak, termasuk... yang paling diinginkan para wanita adalah gerakan tubuh yang bisa membakar banyak kalori. Jika Anda memang suka dengan kegiatan menguras kalori tersebut, teruskan kebiasaan baik itu. Jika belum, ada baiknya Anda mulai memasukkan aktivitas bergerak dalam rutinitas sehari-hari.
Gerak tubuh yang teratur memang baik, lalu bagaimana dengan stretching? Stretching atau lebih sering disebut sebagai peregangan otot dengan cara mengulurkan beberapa bagian tubuh dan melenturkan bagian tubuh, biasanya dilakukan sebelum melakukan olahraga. Bagi para wanita, kegiatan ini jarang sekali dilakukan (kecuali sebelum melakukan olahraga). Padahal beberapa ilmuwan menemukan bahwa stretching sangat penting, tidak hanya untuk menjaga kesehatan otot, tetapi juga meningkatkan kesehatan, kualitas hidup dan keinginan untuk terus bergerak sekaligus berpikir dengan jernih.
Penelitian Mengenai Manfaat Stretching
Seperti dilansir Readers Digest, pada penelitian yang dilakukan di Jepang, ilmuwan dari negara tersebut meminta pada 500 relawan wanita dan pria dalam rentang usia 20 hingga 83 tahun untuk melakukan gerakan peregangan otot sederhana. Gerakan yang diminta adalah duduk dengan kedua kaki lurus dan ujung tangan menyentuh ujung kaki. Gerakan itu dipilih untuk memeriksa tingkat kaku pembuluh darah arteri yang menjadi bagian penting hubungannya dengan tekanan darah dan penyakit jantung.
Hasilnya, pada beberapa sukarelawan dengan usia lebih dari 40 tahun tampak hubungan yang kuat bahwa otot yang kaku bisa menyebabkan pembuluh arteri menjadi kaku pula. Hal tersebut membuat para ilmuwan memberikan kesimpulan bahwa kurangnya tingkat fleksibel pada otot akan membuat arteri menjadi kaku dibandingkan dengan sukarelawan yang memiliki otot lebih fleksibel karena sering melakukan stretching. Kakunya arteri tentu berkaitan dengan masalah tekanan darah dan kesehatan jantung.
Otot Lentur = Pembuluh Darah Sehat, Jantung Sehat, Hati Sehat
Hasil penelitian yang dilakukan di Jepang berhubungan dengan hasil penelitian lain yang telah dilakukan terlebih dahulu. Pada penelitian terdahulu disebutkan bahwa tingkat fleksibel otot yang rendah erat kaitannya dengan tekanan darah tinggi, di mana hal tersebut juga berkaitan dengan meningkatnya risiko terkena diabetes, sekaligus risiko yang sama besarnya dengan sindrom metabolisme tubuh. Bagaimana dengan penyakit jantung? Risiko yang timbul juga akan meningkat.
Perlu diadakan penelitian lain yang semakin mendukung hasil penelitian yang telah dilakukan. Meskipun demikian, mulai sekarang Anda bisa memasukkan sesi latihan stretching pada kegiatan sehari-hari. Terlebih lagi jika pekerjaan Anda memerlukan waktu yang lama untuk duduk. Meregangkan otot bisa menjadi alternatif sehat di antara tumpukan pekerjaan. Pergilah ke toilet lalu lakukan beberapa gerakan stretching ringan. [initial]
Melenturkan Otot Lewat Thai Massage di Alameda Spa
10 Menit Untuk Relaks Dengan Yoga
Fakta-Fakta Tentang Otot Tubuh
(vem/wsw)
(vem/wsw)