Vemale.com - Okay, jadi Anda belum juga menemukan jodoh. Dan sekarang Anda mulai berpikir, "Apakah selama ini strategi saya salah dalam mencari pria?" Hmmm, jangan menyerah dulu, darling. Karena ada satu hasil penelitian yang Anda belum tahu: Hubungan Anda dengan seorang pria, dimulai dari proses berkenalan hingga pernikahan, sebenarnya mirip dengan keunikan sifat beberapa hewan! Ya, siapa sangka kalau manuver 'liar' mereka ternyata bisa menjadi refleksi dari proses Anda bertemu dengan Mr. Right? Daripada makin penasaran, lebih baik baca artikel ini sampai habis.
STAGE 1: The Lustful Lion
"Keahlian Anda dalam menarik atensi pria, flirting, hingga mencari tahu segala hal tentang si dia, sangat diperlukan dalam tahap ini," ujar Clinical Psycho-logist dari Amerika Serikat, Beverly Marcus. Apalagi di zaman sekarang, Anda (para wanita) malah beralih posisi menjadi 'pemburu'. Masih ingat dengan film The Lion King, kan? Di mana para singa berlomba-lomba untuk menjadi the king of the jungle. Mereka tak segan-segan untuk bersaing demi menjadi pemimpin, membuat yang lainnya tunduk. Well, begitu juga dengan Anda! Ketika sukses mendapatkan atensi dari seorang pria (artinya: Anda berdua sudah aware dengan eksistensi masing-masing), lakukan trik ini: Lemparkan senyuman manis atau say hi pada si dia. Mungkin aksi berani Anda ini akan membuka kesempatan menuju tahap berikutnya. Saran Cosmo, tajamkan tatapan ke setiap sudut ruangan, and be a great hunter.
STAGE 2: Preening Peacock
"Tahap kedua dalam proses ini terjadi ketika Anda sudah memasuki fase dating," imbuh Beverly. Meskipun Anda belum menjadi sepasang kekasih, tapi si dia kerap membuat reservasi dinner romantis untuk Anda, membelikan sexy lingerie, dan mengikutsertakan Anda dalam acara-acara spesial bersama sahabat atau keluarganya. Nah, perilaku ini serupa dengan burung merak yang selalu memamerkan keindahan sayapnya. Tujuannya, tak lain dan tak bukan, adalah untuk membuat lawan jenis terpesona. "Selama fase PDKT, cara pria melakukan manuver cintanya justru dengan memperlihatkan kemapanan dan status ekonomi. Sementara wanita cenderung untuk berusaha ekstra keras tampil memesona secara fisik," tambah Beverly. Artinya, di tahap ini Anda belum bisa melihat karakter asli si dia, karena semua masih tertutup dengan kelebihannya yang ditunjukkan kepada Anda.
STAGE 3: The Randy Rabbit
Kerap dibalut romansa yang penuh gairah, membuat Anda semakin sering menikmati waktu berkualitas bareng pasangan. Jika Anda berada di fase ini, Cosmo jamin relationship Anda berdua sudah berada di tahap yang sangat, sangat exciting! "Semua hal terasa begitu indah, mudah, spontan, dan alive. Anda pun tak perlu usaha ekstra keras untuk mendapatkan atmosfer yang memompa adrenalin ini," ujar Dr. Janne Dannerup. Namun, meski intensitas bertemu dengan si dia terbilang sering, sebenarnya karakter asli Anda berdua masih belum terlihat (jaga image). Tapi yang jelas, Anda harus bisa memanfaatkan fase ini sebaik-baiknya! Sesekali, kenapa tidak coba kenakan kostum kinky seperti sexy rabbit untuk membuat si dia semakin turned on? Tak pelak, hewan seperti kelinci inilah yang menggambarkan jalinan cinta yang senantiasa bergelora!
STAGE 4: The Cranky Crocodile
Of course, the 'honeymoon' doesn't tent to last. Well ladies, seusai Anda menikmati momen 'lengket' dengan si dia, pertengkaran pun mulai muncul dalam jalinan cinta. Saling menuntut, adu argumen, dan tidak ada satu pun dari Anda yang mau mengalah. Hubungan ini seperti dua buaya yang membangun pertahanan diri demi keselamatannya masing-masing. "Perhatian yang terlampau berlebihan justru membuat si dia semakin tidak nyaman dengan cara Anda. Di sinilah pertikaian mulai ambil bagian," kata Beverly. Relax dear, it's not all bad news! Justru dari perselisihan ini Anda bisa mengetahui karakter asli pasangan yang selama ini tertutup dengan perilaku manis si dia. Nah, dari sinilah bisa diputuskan, apakah ia pantas buat Anda, atau malah sebaliknya. Jika Anda sudah memutuskan kalau he's the one, tapi masih ada sifatnya yang tidak Anda sukai, coba kompromikan terlebih dahulu. Kalau ia benar-benar mencintai Anda, tentu ia akan berusaha untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut.
STAGE 5: The Boring Bear
Good news, dear. Peperangan Anda dan si dia sudah mulai berakhir! "Anda berdua sudah mulai membangun jalinan cinta yang real," ujar Janne. Tapi bagaimana pun juga, jangan sampai Anda mengikuti perilaku beruang yang sedang hibernasi. Asal tahu saja honey, jangan sampai Anda terbuai dengan zona aman, alias terlampau nyaman dengan pasangan hingga melupakan percikan api asmara yang mesti terus 'dipelihara'. Akibatnya bisa buruk! Pergi ke tempat yang itu-itu saja, atau melakukan aktivitas dengan pasangan yang sangat monoton. Oh please, tunjukkan dong kalau Anda adalah wanita yang kreatif! Berikan ide-ide yang brilian kala bersama si dia. Tak perlu selalu berdua kan untuk menjaga intimasi Anda? Coba ajak si dia hang out dengan clique-nya, dibandingkan menonton DVD maraton berdua di rumah. Atau coba olahraga ekstrem untuk memacu adrenalin Anda berdua, dan membuat relationship kembali fresh! Menurut Beverly, relationship yang sehat adalah hubungan yang seimbang. Setidaknya, Anda harus pintar-pintar berkreasi bersama pasangan agar jalinan cinta Anda dan si dia tidak berujung... Oh-so-boring.
STAGE : Partnered Penguin
Tentu Anda familiar dengan keunikan dari penguin. Hewan yang selalu tinggal di udara dingin ini adalah makhluk yang paling setia. Apa pasal? Karena mereka hanya memiliki satu pasangan seumur hidupnya. Jangan mau kalah dengan kesetiaan hewan dingin ini! Jika Anda berhasil menemukan sosok Mr. Right, usai mengarungi serangkaian pencarian cinta, ini hadiahnya: kebahagiaan yang long-lasting dengan pria masa depan Anda. Congratulation dear! [initial]
Source: Cosmopolitan Edisi Juni 2011, Halaman 190
Provided by:
(Cosmo/miw)
(Cosmo/miw)
What's On Fimela
powered by