Ingin Karir Mulus Bersihkan Profil Digital Anda!

FimelaDiterbitkan 11 Januari 2012, 07:00 WIB
Vemale.com - Tekhnologi makin berkembang, hidup makin mudah, itu sudah pasti. Jika dulu Anda harus mencetak berkas lamaran kerja dan mengirimkannya via pos, sekarang Anda tinggal menulis dalam format digital dan mengirimkannya via email (walaupun ada beberapa perusahaan tetap memakai cara lama). Plus, profil yang akan dinilai oleh perusahaan tidak hanya yang terlampir pada email kiriman Anda, tetapi juga.. pada berbagai profil digital yang bertebaran di dunia maya. Perusahaan saat ini tak hanya pasrah begitu saja menerima profil yang Anda tulis dengan resmi, sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak perusahaan yang mengintip profil tak resmi Anda yang bertebaran di dunia maya. Jika tak hati-hati, satu kalimat atau satu foto 'tak layak' milik Anda di dunia maya bisa menjadi ganjalan. Karena itu, ikuti tips berikut agar karir Anda selamat sejak memulainya: 1. Pastikan Facebook Anda Bersih Buka akun Facebook Anda dan bersihkan dari hal-hal yang membuat citra diri Anda buruk. Hapus foto atau video yang sekiranya vulgar (misalnya mengacungkan jari tengah, menari di atas meja sambil menengak wine langsung dari botolnya atau pose 'gila' lainnya), termasuk obrolan, status yang penuh dengan kata umpatan dan lain sebagainya. Pastikan Facebook Anda memperlihatkan sosok profesional, tahu sopan santun dan pribadi yang hangat. Lakukan hal yang sama pada blog, Twitter, Tumblr dan semua jejaring sosial milik Anda. 2. Untag Diri Anda Jika halaman Facebook telah bersih, ada kemungkinan teman Anda mengirimkan gambar atau notes yang menyertakan Anda dalam 'tag'. Jika hal itu berisi sesuatu yang tak layak tampil (seperti penjelasan point 1), maka Anda berhak untuk menekan tombol untag nama Anda. Sekalipun foto yang telah men-tag Anda tak tampil di halaman Facebook, tetapi hapus jika Anda rasa tak pantas. 3. Google Diri Sendiri Anda akan kaget karena ternyata Anda cukup terkenal di Google. Mesin pencari ini akan menyimpan semua jejak digital Anda, mulai dari nama yang tertera di hasil pengumuman seleksi sekolah/pekerjaan hingga hal-hal konyol dan 'gila' pada blog sahabat Anda yang memasukkan nama Anda. Lebih dari 20 persen bagian HRD akan melakukan pencarian via Google untuk menyelidiki Anda. Jika Anda menemukan sesuatu yang janggal milik Anda di sebuah situs dan bukan Anda yang mengelolanya, kirimkan email pada pemilik situs untuk menghapus data diri Anda. 4. Buat Email Khusus Jika alamat email Anda masih terkesan cute, konyol dan bodoh (misalnya ninaluvmumu@****.com atau nina_so_stupid@****.com) maka kecil kemungkinan bagian HRD menemukan sisi profesional dan kedewasaan dalam diri Anda, sehingga.. kecil kemungkinan mereka akan memanggil Anda. Buat email baru yang menggambarkan nama asli Anda. Tak sulit bukan membuat email dengan nama asli, misalnya nina.cita.indriana@****.com. Jangan lupa untuk selalu membuka inbox email secara berkala, siapa tahu Anda email panggilan dari sebuah perusahaan. 5. Cek Berkala Semua berjalan cepat di dunia maya, hari ini akun di semua jejaring Anda bersih, besok belum tentu. Karena itu selalu cek data profil digital dan pastikan Anda tidak tergoda untuk memasukkan foto, video, komentar dan status yang bisa membuat bagian HRD melempar berkas lamaran kerja Anda ke mesin penghancur kertas atau langsung men-delete email lamaran Anda. Good luck! (vem/wsw)
What's On Fimela