Topan Haiyan, Bencana Yang Menghancurkan Seluruh Kota

Fimela diperbarui 11 Nov 2013, 14:30 WIB

Ladies, pada tahun 2004 Indonesia mengalami salah satu musibah yang menelan banyak korban jiwa. Anda pasti masih ingat dengan tragedi tsunami yang merenggut kurang lebih 26 ribu nyawa di Aceh kala itu. Seluruh dunia ikut merasakan penderitaan yang dialami masyarakat Aceh pada waktu itu. Saat ini tragedi yang sama sedang menimpa saudara-saudara kita yang berada di Filipina.

Sebuah angin topan berkekuatan sangat tinggi baru saja melewati Filipina dan meluluh lantakkan sebuah kota di sana. Topan ini bernama Topan Haiyan dan melaju dengan kecepatan 315 kilometer per jam dan kecepatan pusaran anginnya mencapai 380 kilometer per jam seperti yang dilansir oleh Merdeka.com (8/11). Topan ini merupakan topan yang paling ganas dan berbahaya.

Pada hari Sabtu, Topan Haiyan melewati kota Tacloban, Filipina dan meluluh lantakkan seluruh kota tersebut hingga banyak sekali korban berjatuhan. Anda akan sangat terkejut dengan kondisi kota yang berada di pinggir pantai ini. Seluruh kota hancur berantakan, mayat bergelimpangan dan para pengungsi harus berlindung ke gereja-gereja terdekat yang ada sementara waktu karena kehilangan rumah mereka.

Sekitar lebih dari 10.000 nyawa orang menjadi korban dari topan ini. Selain itu juga 4,3 juta orang lainnya juga menjadi korban keganasan topan ini. Jalanan di kota Tacloban dipenuhi sampah dan mayat-mayat korban. Tentu saja ini mengingatkan kita kepada apa yang terjadi beberapa tahun lalu di Aceh karena tsunami.

Pemerintah Filipina mengatakan bahwa kejadian ini merupakan salah satu bencana nasional yang harus segera ditangani. Bantuan dari beberapa negara lain termasuk Indonesia sudah mulai berdatangan untuk membantu meringankan penderitaan para korban. Dikabarkan saat ini topan ini sedang menuju Vietnam dan pemerintah Vietnam sedang mengungsikan orang-orang di daerah yang dinyatakan berbahaya.

Kita memang tidak akan pernah tau kapan bencana itu akan hadir. Namun yang bisa kita perbuat hanyalah menjaga dengan sepenuh hati apa saja yang menjadi milik kita yang paling berharga. Semoga bencana ini segera berakhir dan para korban mendapat bantuan yang layak.

(vem/sir)
What's On Fimela