Ingin Jadi Transgender (Gadis Usia 6 Tahun), Pria Ini Tinggalkan Keluarganya

Fimela diperbarui 14 Des 2015, 11:56 WIB

Terkadang, hidup begitu lucu dan unik bagi sebagian orang. Dan terkadang pula, apa yang telah dijalani selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun bukan merupakan kehidupan yang diinginkan untuk dijalani. Tidak sedikit orang yang ternyata merasa dan menyadari bahwa jati dirinya selama ini bertolak belakang dengan apa yang dijalani. Seperti halnya seorang pria berusia 52 tahun ini. Ia kini merasa dan yakin bahwa jati dirinya yang sesungguhnya bukanlah seorang pria. Ia merasa bahwa ia adalah seorang wanita.

Ya, seperti dikutip dari laman asiantown.net, pria yang bernama Stefonknee Wolschat asal Kanada yang awalnya bernama Paul ini telah memutuskan untuk menjadi seorang wanita. Ia mengaku bahwa sebenarnya ia ingin menjadi seorang wanita seutuhnya sejak usia 46 tahun karena ia telah yakin bahwa ia adalah seorang transgender. Saat pertama mengaku pada istri dan ke 7 anaknya bahwa ia ingin menjadi wanita, pihak keluarga melakukan penolakan keras. Istrinya Maria, mengatakan padanya untuk tetap menjadi transgender atau meninggalkannya. Dan akhirnya, pria ini memilih untuk meninggalkan keluarganya.

Karena penolakan keluarga, Stefonknee sempat merasa depresi, mencoba bunuh diri sebanyak dua kali dan berakhir menjadi tunawisma. Beruntung, ia masih bisa melewati masa sulit tersebut dan kini telah menemukan jati dirinya yang sesungguhnya setelah bertemu dengan orang-orang dari komunitas transgender Toronto. Kini, Stefonknee telah menjadi seorang wanita. Ia menjadi seorang wanita atau lebih tepatnya seorang gadis berusia 6 tahun.

Kenapa ingin menjadi transgender berupa gadis yang masih anak-anak alias berusia 6 tahun? Menurut Stefonknee, sejak usianya 6 tahun, ia merasa bahwa dirinya adalah seorang wanita. Ia seringkali cemburu ketika melihat teman-teman wanitanya yang manis dan mengagumkan. Namun, saat itu, ia tak pernah bisa merasakan bagaimana menjadi wanita karena ia terlahir sebagai pria. Mengingat akan hal itu, saat ini, Stefonknee ingin menjadi transgender yang masih berusia 6 tahun. Ia ingin mengulang kembali masa anak-anaknya dan mengulang kembali bahwa ia adalah seorang wanita sejak kecil.

Sekarang, Stefonknee sendiri tinggal bersama orang tua angkatnya di Kanada yang dikabarkan lebih tua darinya. Orang tua angkat tersebut juga memiliki anak dan cucu. Karena saat ini ia adalah gadis berusia 6 tahun, Stefonknee lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain dan bercanda bersama cucu orang tua angkat. Ia juga bermain dengan beberapa boneka serta mainan yang diberikan oleh orang tua angkatnya.

Setahun yang lalu, Stefonknee sebenarnya menjadi gadis berusia 8 tahun. Tapi, cucu dari orang tua angkatnya ingin jika Stefonknee menjadi adiknya. Untuk itu, ia saat ini menjadi seorang gadis yang lebih muda atau menjadi seorang gadis berusia 6 tahun.

Sementara di sumber lain yakni dailymail.co.uk, Stefonknee mengatakan,

"Aku tidak bisa menyangkal bahwa sebenarnya aku telah menikah dan memiliki buah hati. Tapi, aku nyaman dengan kehidupanku sekarang. Aku sudah menjadi seorang wanita. Aku menjadi wanita kecil yang manis. Aku suka dengan hal ini, aku ingin kembali menjadi anak-anak dan aku tak mau menjadi dewasa lagi."

Dengan kisah ini, gimana nih menurut kamu Ladies? Semoga saja, apa yang menjadi pilihan Stefonknee adalah pilihan yang tepat dan bijak ya. Semoga pula, keluarga yang ia tinggalkan bisa menerima keputusannya.

(vem/mim)