Pola Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan

FimelaDiterbitkan 15 Juli 2013, 20:11 WIB

Tidur merupakan hal paling penting bagi anak usia nol hingga lima tahun. Pasalnya, tidur sangat diperlukan bagi anak untuk pertumbuhan serta perkembangan mereka secara optimal.

Meski begitu, tidak ada batas waktu tertentu yang bisa dijadikan acuan seberapa lama anak harus tertidur. Pasalnya, waktu tersebut akan sangat tergantung dari usia, suasana dan juga kebutuhan anak itu sendiri.

Akan tetapi, ada batas-batas waktu tertentu yang disarankan agar anak mendapatkan tidur yang cukup untuk pertumbuhan serta perkembangan mereka secara maksimal.Seperti dilansir oleh kidshealth.org, 16 hingga 20 jam merupakan waktu rata-rata yang dibutuhkan anak untuk tidur pada usia nol hingga enam bulan dalam sehari.

Jumlah waktu tersebut biasanya akan terbagi secara sama pada siang maupun malam hari. Akan tetapi, tidak jarang pula bayi akan tidur lebih lama pada saat malam ketimbang siang hari.

Seperti yang telah dibicarakan tadi bahwa usia akan memengaruhi lama tidur sang bayi. Pada usia tiga bulan, jam tidur bayi secara berangsur akan berkurang dan hanya menyisakan 13 jam saja setiap harinya. Biasanya, waktu tidur di malam hari tetap lebih panajng antara delapan hingga Sembilan jam.

Saat bayi menginjak usia emapat hingga enam bulan mereka akan cukup sering terbangun dari tidur mereka. Kondisi semacam ini lah yang wajib diketahui oleh para orang tua.

Biasanya, bayi terbangun karena mereka merasa tidak nyaman. Mengompol, lapar, kedinginan atau bahkan sakit. Hal yang perlu dilakukan pada saat bayi terbangun adalah memberikan respon cepat tanpa harus mengulur waktu seperti mengajak bayi bicara atau bahkan menyalakan lampu.

Wahyu Wienanda

(vem/sfg)
What's On Fimela