Pesta Akbar a La Pernikahan Arab

FimelaDiterbitkan 27 Agustus 2013, 01:16 WIB

Ladies, apakah Anda penarasan seperti apa pernikahan dalam tradisi Arab? Berikut adalah penejasan singkat mengenai tradisi pernikahan masyarakat Arab, dirangkum dari Wikipedia.org.

Pertunangan

Pertunangan dalam tradisi Arab sama seperti upacara pernikahan, hanya saja dalam skala kecil. Kedua keluarga dan kedua keluarga besar akan berkumpul, dan pengantin perempuan akan menggenakan pakaian yang dia inginkan. Biasanya kedua mempelai menggenakan pakaian dengan warna yang match. Mereka juga melakukan tukar cincin. Yang membuat pertunangan berbeda dengan pernikahan adalah tidak adanya zaffeh. Zaffeh adalah akad nikah.

Malam Henna

Salah satu hal yang sangat menarik perhatian dari pernikahan Arab adalah Mehndi. Mehndi adalah hiasan tangan, atau lukisan tangan. Mahndi ini digambar dalam Malam Henna. Tradisi Malam Henna adalah tradisi pesta lajang, bila dibandingkan dengan budaya barat. Dalam malam ini, seluruh keluarga, sahabat, dan kerabat berkumpul di rumah masing-maisng mempelai untuk berpesta sehari sebelum pernikahan berlangsung. Hal penting dalam Malam Henna ini adalah kedua pengantin memakai baju tradisional Pakistan. Kedua pengantin memakai baju yang memiliki bordiran sangat mengagumkan.

Pernikahan

Setelah melakukan “akad nikah” atau “take Vow”, kedua pengantin akan menari. Setelah itu, mereka akan dihibur dengan Bellydance. Para undangan dan mempelai dijamu dengan makan besar-besaran. Salah satu makanan yang identik dengan pernikahan Arab adalah Fattah; daging kambing yang ditutupi oleh beras dan roti, kemudian disiram dengan kuah sup. Kemudian kedua pengantin akan pergi, dan para undangan tetap berpesta.

Nastiti Primdyastuti

(vem/ova)
What's On Fimela