Ayah dan Bunda suka main airsoft Gun? Atau malah dipertemukan lewat hobi perang-perangan ini? Pasti seru dan lucu kalau memang begitu. Sayangnya setelah punya momongan, bunda jadi jarang main lagi karena sibuk mengurus si kecil. Tapi mengulang hobi ini untuk mengusir rasa bosan juga tak ada salahnya kok. Tapi harus ada yang diperhatikan terkait dengan dengan si kecil ya.
Air-soft gun atau senapan mainan yang dimainkan dalam tim yang seolah-olah melakukan suatu perang merupakan permainan yang sangat populer saat ini. Meski tak berbahaya karena menggunakan perangkat keamanan yang terjamin, namun jangan sesekali membawa anak Anda masuk ke dalam battlefield atau medan perang dalam permainan ini. Tak ada salahnya memang mengajarkan hobi ini kepada anak, karena bisa saja Anda jadi family team yang kompak. Namun perhatikan pula usia anak Anda.
Karena permainan ini mengandung unsur kekerasan, ada baiknya tidak mengajak anak untuk ikut ke arena atau bahkan bermain bersama. Dalam parenthood.com menjelaskan, anak yang familiar dengan permainan ini akan cenderung menjadi anak yang keras dan kasar karena belum tumbuhnya suatu kedewasaan berpikir. Selain menghindarkan permainan ini ke anak, usahakan untuk menyimpan “senapan” Anda di tempat yang aman dari jangkauan anak karena dapat membahayakan mereka.
Kesimpulannya, jika bunda memiliki hobi ini sekeluarga dan ingin mengajak serta anak, tunggu anak sampai berusia 12 tahun dimana kedewasaan berpikir sudah mulai tumbuh.
Oleh: Mazhi
(vem/rsk)