Pandangan Oral Seks Dalam Agama Kristen

FimelaDiterbitkan 17 September 2013, 11:41 WIB

Pertanyaan tentang boleh tidaknya oral seks dilakukan ternyata tidak hanya ada dalam Islam. Banyak orang yang beragama Kristen yang menanyakan hal yang sama. Rata-rata dari mereka masih ragu apakah kitab suci yang mereka yakini mengijinkan untuk melakukan salah satu bentuk variasi hubungan intim ini. Mereka ada dalam dilema antara ingin melakukan oral seks tersebut dan takut berdosa karenanya.

Untuk menjawab kebingungan ini, laman carm.org mungkin bisa membantu Anda mengetahui kepastian jawabannya dengan menilik kitab suci Injil lebih detil. Dalam Injil sebenarnya tidak ada satu ayat pun yang menyatakan dengan jelas tentang boleh atau tidaknya oral seks dilakukan. Bahkan tidak ada pembicaraan tentang oral seks dalam Injil. Hal inilah yang membuat konklusi apakah oral seks diperbolehkan dalam agama Kristen menjadi sulit untuk dicapai.

Meskipun begitu, ada satu pendapat yang mungkin bisa dijadikan patokan dalam melakukan oral seks ini. Pandangan tersebut mengatakan bahwa selama Anda dan pasangan Anda sudah berada dalam ikatan pernikahan, oral seks diperbolehkan dalam agama Kristen ini. PAndangan ini masuk akal juga ya, Ladies?

Jadi, jika Anda adalah seorang nasrani dan memiliki keinginan untuk melakukan oral seks, Anda harus menahan keinginan Anda tersebut hingga Anda dan pasangan Anda menikah. Sebelum pernikahan dilakukan, sebaiknya Anda jauh-jauh dulu dari pikiran untuk melakukan oral seks tersebut.

Oleh: Meilia Hardianti

(vem/rsk)