Ladies, banyak hal yang menghambat kebahagian kita dengan pasangan dalam membina rumah tangga yang bahagia dan sejahtera. Salah satunya adalah gangguan kelainan yang mungkin dialami wanita di atas ranjang.
Menurut situs allaboutcounseling.com, wanita bisa mengalami kelainan orgasmik yang menyebabkan wanita sangat sulit mendapatkan puncak orgasme ketika sedang bercinta meskipun sudah cukup mendapatkan rangsangan.
Wanita yang mengalami gangguan ini biasanya akan mengalami tekanan dan ketidakpuasan dalam bercinta. Ada 2 macam kelainan ini yaitu kelainan orgasmic wanita utama dan sekunder. Kelainan primer terjadi apabila seorang wanita tidak pernah sama sekali mengalami orgasme dalam hidupnya sedangkan kelainan sekunder terjadi apabila seorang wanita tidak bisa langi mengalami klimaks seperti dulu.
Ciri dari kelainan ini adalah sakit saat bercinta, kurangnya lubrikasi, kurang tertarik pada aktifitas seksual, kekecewaan, tidak mampunya meraih orgasme meski dengan stimulasi yang cukup, keterlambatan dalam mencapai orgasme, dan tidak puas dengan hubungannya bersama pasangan.
Penyebab dari kelainan ini masih belum jelas diketahui, meski beberapa ahli menyebutkan masalah psikologi adalah faktor utamanya. Secara psikologi, emosi, fisik dan seksual wanita sangat sensitif. Jika mereka pernah mengalami trauma atau masalah yang menyebabkan depresi, maka sangat mudah baginya untuk mengalami kelainan ini.
Jika kelainan ini sampai menganggu hubungan Anda dengan pasangan, Ladies, ada baiknya untuk mencari pengobatan yang tepat pada dokter atau psikoterapi. Biasanya dokter akan memberikan terapi dan sumber yang baik bagi Anda yang mengalami kasus seperti ini.
Ladies, wanita memang tidak selalu mencapai puncak orgasme. Tapi jika hal ini terus berlanjut, carilah pengobatan sebelum hubungan Anda terpengaruh ya!
Oleh: Kustin Ayuwuragil D.
(vem/rsk)