Seks Pada Kala Yunani Kuno

FimelaDiterbitkan 18 November 2013, 18:36 WIB

Kehidupan seksual yang begitu menggairahkan anda semua, memang sudah mengakar sejak lama sebelum anda terlahirkan di dunia ini. Lagian siapa juga yang nggak suka sama hubungan intim? Wah, jangan sampai nggak suka loh ya, kelainan ntar jadinya. Ehm, Ladies, welcome to the ancient sexuality!

Pada zaman Yunani kuno, seperti yang dilansir oleh bigeye.com, saat itu perkembangan seksual, prostitusi, dan berbagai macam hal yang berkaitan dengan seksual sudah tumbuh dengan pesat sekali. Intinya nih tapi, kaum pria selalu mendominasi sebuah aktivitas, mengatur setiap aktivitas hari-hari masyarakat (terutama kaum perempuan) baik kerabat dekat maupun yang tidak dikenal. Aneh yah?

Salah satu contoh, nih, seorang ayah yang memiliki anak perempuan akan dengan senang hati menjualnya kepada seorang pria yang bersedia memberi uang kepada sang ayah. Anak perempuan ini bakal dijadikan istri, istri simpanan dan atau bahkan dijual lagi ke tempat-tempat prostitusi. Semuanya sebenarnya sama, dengan bagaimana para pria memperlakukan wanita-wanita itu; seperti tidak memiliki harga diri! Hmmm, marah nggak ya?

Pada saat itu, pria memang mendominasi. Bagaimana tidak, lha wong dewanya saja (Zeus), menurut mitos Yunani, juga seorang laki-laki yang gila wanita maupun laki-laki. Sejarah Yunani kuno mencatat bahwa Zeus telah melahirkan banyak sekali anak (juga menjadi dewa, tentunya) dan berhubungan intim dengan satu dengan lainnya.

Hmm, sepertinya dunia seks memang menggairahkan siapa saja ya Ladies, tidak terkecuali para dewa.

Oleh: Afif Mukminin

(vem/rsk)
What's On Fimela