Ladies, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan seseorang menjadi lesbi. Bila kelainan tersebut muncul saat seseorang menjelang dewasa, dapat disebabkan oleh kondisi trauma misalnya akibat perlakuan ayah terhadap ibu atau sebaliknya, sehingga terjadi persepsi bahwa lawan jenis adalah tidak menyenangkan.
Bicara mengenai lesbi, tahukah Anda bahwa kata lesbian itu berawal dari sebuah nama pulau di Yunani, yaitu pulau Lesbos? Lalu kenapa bisa nama pulau itu di jadikan sebutan untuk para wanita pecinta sejenis? Dijelaskna pada situs lorillake.com, di pulau Lesbos itulah lahir penyair ternama pada zaman Yunani, yaitu Sappho, yang diyakini cikal bakal lahirnya wanita pecinta sesama. Sappho lahir 620 SM dan dia begitu terkenal dengan puisi-puisinya yang menceritakan ketertarikannya pada sesama wanita, dan puji-pujian untuk seorang wanita.
Di zaman Yunani purba sangatlah jarang seorang perempuan menulis puisi. Lebih jarang lagi apabila puisi yang ditulisnya mengungkapkan perasaan terhadap sesama perempuan. Konon, Sappho, kala itu sangat dipuji-puji oleh pemikir Yunani seperti Plato yang menyebutnya “Dewi Kesenian ke Sepuluh”.
Dari cerita tersebut, tiba-tiba Sappho diyakini sebagai cikal bakal lahirnya kelainan seksual dan penyuka sesama jenis. Munculnya istilah 'lesbian' tak lain mengambil nama tempat di mana Sappho lahir dan tinggal, yakni Pulau Lesbos.
Sejak saat itu, Pulau Lesbos menjadi semacam tempat ziarah bagi kaum perempuan penganut ketertarikan terhadap sesama jenis, atau lesbian. Bahkan setiap tahunnya ada festival wanita internasional yang diadakan untuk menghormati Sappho. Di saat itu para lesbian akan melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan bersama pasangan mereka, termasuk menonton film tentang mereka (lesbian). What do you think, Ladies?
Oleh: Ismaya Indri Astuti
(vem/rsk)