Pada artikel sebelumnya, anda telah menyimak dua cara mengasuh anak disleksia. Yang pertama yaitu dengan memberikan perhatian dan waktu ekstra untuk anak serta mengeksplor bakat buah hati.
Sekali lagi, yang perlu anda garisbawahi dari disleksia adalah bahwa buah hati yang mengalami disleksia bukanlah anak yang bodoh. Malah kebanyakan dari anak-anak disleksia memiliki nilai IQ yang lebih tinggi daripada anak-anak normal.
Karena anak disleksia mengalami kesulitan dalam membaca dan mengenali huruf, maka cara anda mengasuh pun harus disesuaikan dengan si kecil. Dalam mengasuhnya, anda perlu menggunakan metode-metode yang cocok, terutama dalam rangka untuk mengajari anak membaca. Misalnya, dengan games, gambar, musik, paintings, video, atau apapun yang dapat membuat si kecil tertarik untuk belajar tentang huruf.
Selain itu, seperti dilansir dari laman indiaparenting.com, anda juga perlu sesekali berkonsultasi dengan dokter untuk membicaraka perkembangan buah hati anda yang mengalami disleksia. Dengan konsultasi rutin pada ahlinya, it is possible to find any new treatments.
Yang terakhir dan tidak kalah pentingnya adalah mengajak anak untuk bermeditasi dan yoga. Meditasi dan yoga dipercaya sebagai cara untuk membuat anak lebih mudah berkonsentrasi dan membuat pikiran lebih stabil.
Oleh karena itu, sedari dini, ajaklah buah hati anda untuk melakukan meditasi dan yoga dengan arahan dari experts.
Oleh: Pravianti