Hubungan Monogami yang Bermanfaat

FimelaDiterbitkan 28 Agustus 2014, 13:47 WIB

Ladies, sudah yakinkah Anda bahwa pasangan Anda adalah lelaki yang setia? Bila iya, Anda berdua patut berbahagia, karena hasil dari sebuah studi menyatakan bahwa seseorang yang secara seksual tidak setia kepada pasangannya akan lebih rentan menjalani seks yang tidak aman dibandingkan mereka yang bercinta hanya dengan satu orang.

Terlansir dari laman altpenis.com, para peneliti juga menemukan hasil bahwa cheaters atau orang yang doyan selingkuh hampir selalu berada dibawah pengaruh alcohol ketika melakukan hubungan seksual terlarangnya itu.

Studi yang dilakukan oleh Universitas Michigan mendapat hasil bahwa hanya 27% presentasi dari peselingkuh yang menggunakan kondom ketika bercinta, termasuk anal seks.

Karena itulah penyakit menular seksual akan lebih mudah menular pada hubungan seks tanpa pengaman ini. Sementara mereka yang menjalani hubungan monogami memiliki presentase kemungkinan lebih banyak untuk menjalani hubungan seks lebih aman.

Monogami bisa menjadi salah satu cara pencegahan penyakit menular seksual apabila pasangan yang bersangkutan sudah terbukti bersih dari berbagai penyakit menular seksual sejak awal menjalani hubungan, dan tetap setia ketika sudah menjadi pasangan seseorang.

Seseorang yang cenderung tidak setia dalam hubungannya juga harus mempertimbangkan bahaya penyakit seksual yang mengancamnya bila tetap mempertahankan gaya hidup tersebut. Namun, pasangan yang sudah menjalani hubungan monogamipun bukan berarti sepenuhnya terhindar dari bahaya penularan penyakit seksual berbahaya, lho.

Jadi, disarankan bagi Anda berdua untuk selalu berolahraga dan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penyakit menular seksual berbahaya yang bisa mengancam nyawa Anda, ya.

 

Oleh: Ardisa Lestar

(vem/riz)
What's On Fimela