Suasana Haru Pemakaman Dian Pramana Putra

Sutikno diperbarui 28 Des 2018, 17:38 WIB
Dian dimakamkan satu liang lahat dengan ayahnya, Hadi Suwito di Pemakaman wakaf Masjid Ibadurrachman, di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (28/12/2018) siang hari. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Salah satu sahabat Dian, Deddy Dukun kedua tangannya memegang papan nisan sambil tertunduk mendoakan musisi senior yang meninggal dunia akibat penyakit leukimia tersebut. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Suasana haru mewarnai pemakanan Dian Pramana. Isak tangis keluarga dan sahabat mengiringi kepergian pria kelahiran Medan, 2 April 1961 itu untuk selama-lamanya. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Deddy Dhukun sabahat yang juga rekan duet Dian, itu ikut turun ke liang lahat untuk menghantarkan Dian Pramana Putra ke tempat terakhirnya. Deddy menggunakan pakaian serba hitam, terlihat wajah sedih dari Deddy. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Deddy Dhukun mengatakan, sejak 21 Desember lalu kondisi kesehatan rekan duetnya tersebut menurun. Padahal kala itu, mereka harus tampil untuk sebuah acara musik di Banyuwangi. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Beberapa musisi ikut mengantarkan Dian Pramana Putra ke peristirahatan terakhirnya. Seperti, Deddy Dhukun, Ariyo Wahab, dan Iis Sugiarto. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Kepada awak media, Deddy Dhukun menjelaskan bahwa Dian mengidap kanker stadium 4. Bahkan saat sedang kritis, kondisi hemoglobin Dian Pramana Poetra hanya 4. Selain itu juga mengidap leukemia dan menderita stroke. Kamis (27/12/2018) Dian menghembuskan napas terakhirnya. (Deki Prayoga/Fimela.com)