Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Bisa Menyebabkan Berat Badan Bayi Rendah

Mimi Rohmitriasih diperbarui 03 Jan 2019, 08:46 WIB

Fimela.com, Jakarta Saat mengandung, setiap perempuan pasti ingin bayi di kandungannya tumbuh sehat. Bayi yang sehat sendiri selama ini identik dengan bayi yang memiliki berat badan cukup. Sementara itu, bayi dengan berat badan rendah dianggap kurang sehat atau mengalami sedikit masalah dengan kesehatannya.

Melansir dari laman parenting.com, berat badan bayi dikatakan rendah jika kurang dari 2500 gram (2,6 kg).Sedangkan untuk bayi yang berat badannya di bawah 1500 gram (1,5 kg), berat badannya dikategorikan sangat rendah. Dan untuk bayi yang memiliki berat badan di bawah 1000 gram (1 kg), berat badannya dikategorikan sangat ekstrem.

Mengenai berat badan bayi rendah, ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Hal tersebut mulai dari status gizi ibu bayi sebelum hamil yang dinilai kurang atau sangat kurus, usia ibu hamil masih terlalu muda atau dibawah 19 tahun dan terlalu tua di atas usia 40 tahun serta kondisi kesehatan ibu yang tidak memungkinkan memiliki kandungan sehat dengan berat janin normal.

Berat badan bayi rendah juga disebabkan oleh jarak kehamilan yang terlalu dekat dengan kehamilan sebelumnya. Penelitian di India menyebutkan jika ibu hamil dengan jarak terlalu dekat dan harus menyusui bersamaan dengan kehamilan, ini akan meningkatkan risiko bayi di kandungan memiliki berat badan rendah.

Jarak kehamilan yang terlalu dekat tak hanya membuat janin di kandungan memiliki berat badan rendah tetapi juga membuat buah hati sebelumnya memiliki risiko berat badan rendah lebih tinggi. Kehamilan yang terlalu dekat dengan sebelumnya juga sangat memungkinkan membuat kesehatan ibu mudah menurun.

 

What's On Fimela